JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama instansi terkait mulai menerapkan rekayasa lalu lintas berupaone wayatau sistem satu arah untuk mengantisipasi kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas libur Lebaran dari arah Kota Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya.
"Penerapanone wayini untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus mudik maupun arus balik Lebaran," kata Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis, 19 Maret.
Kapolda mengatakan penerapanone waysekaligus langkah strategis dalam mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas. Kebijakan ini juga ditujukan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat terutama pengguna jalan.
"Upaya ini tidak hanya mengurangi titik-titik rawan kemacetan tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas," kata Kapolda Sumbar.
Penerapanone wayresmi dimulai pada Kamis. Untuk kendaraan dari arah Kota Padang menuju Kota Padang Panjang hingga ke Kota Bukittinggi,one waydiberlakukan mulai pukul 10.00-14.00 WIB. Sementara untuk kendaraan dari arah Kota Bukittinggi menuju Kota Padang diterapkan pukul 14.00-18.00 WIB.
BACA JUGA:
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama kepolisian untuk mengupayakan arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah berjalan dengan lancar.
"Ini bukti kita di Sumbar bersungguh-sungguh menghadirkan suasana yang kondusif bagi para pengunjung atau pemudik," kata gubernur.
MantanWali Kota Padang tersebut mengatakan setiap libur Hari Raya Idul Fitri arus lalu lintas dari arah Kota Padang menuju Kota Bukittinggi yang melintasi Kota Padang Panjang selalu menjadi perhatian serius pemerintah. Hal ini dilatarbelakangi tingginya volume kendaraan saat libur Lebaran yang melintasi daerah-daerah tersebut.