JAKARTA - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah klaim Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright bahwa kapal perang Angkatan Laut (AL) AS mengawal sebuah kapal tanker melalui Selat Hormuz tanpa insiden.
Klaim Menteri Energi AS dalam unggahan di media sosialnya itu kemudian dihapus.
“Tidak satu pun kapal perang AS selama perang yang berani mendekati Laut Oman, Teluk Persia, dan Selat Hormuz,” kata juru bicara IRGC yang tidak disebutkan namanya, Rabu 11 Maret, dikutip dari Al Jazeera.
Terpisah, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf pada Selasa malam 10 Maret menuding unggahan itu bukti AS sengaja menyebarkan disinformasi untuk memanipulasi pasar minyak dunia di tengah ancaman krisis energi yang muncul imbas serangan AS-Israel terhadap Iran berdampak pada pasokan minyak di Selat Hormuz.
Unggahan klaim Menteri Energi AS atas keperkasaan militer AS di Selat Hormuz yang nyatanya hoaks tersebut dihapus sekitar 30 menit setelah diunggah.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt belakangan juga mengkonfirmasi tidak ada operasi kapal militer AS mengawal kapal tanker di lalu lintas seperlima pasokan minyak global seperti yang disampaikan Menteri Energi AS.