JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Jawa Barat, melaporkan 129 rumah mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang menerjangwilayah setempat pada Jumat sore.
Kepala Pelaksana BPBD Cimahi Fitriandy Kurniawan mengatakan ratusan rumah yang rusak itu tersebar di tiga wilayah terdampak, dengan kerusakan paling banyak terjadi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah.
“Data sementara yang kami himpun ada 129 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di tiga wilayah terdampak. Saat ini petugas masih melakukan asesmen lanjutan di lapangan,” katanya dilansir ANTARA, Jumat, 6 Maret.
Berdasarkan data sementara BPBD, dampak terparah terjadi di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, yang tercatat 117 unit rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang hingga berat.
Selain rumah warga, dua masjid dan satu kantor rukun warga (RW) di wilayah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
“Kebanyakan rusak ringan dan sedang. Ada juga yang rusak berat itu ada tiga rumah. Petugas masih melakukanpendataan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Bencana angin puting beliung tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka ringan akibat tertimpa atap rumah dan material lainnya.
Selain di Padasuka,12 rumah di Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, juga terdampak angin kencang dengan kerusakan ringan tanpa adanya korban jiwa.
“Di Kelurahan Cimahi ada 12 rumah rusak ringan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya.
Sementara itu, di kawasan dekat kompleks perkantoran Pemerintah Kota Cimahi terdapat dua pohon tumbang masing-masing di Jalan Rd. Hardjakusumah dan Jalan Ciawitali.
Pohon tumbang tersebut dilaporkan merusak sebuah gerobak milik pedagang serta satu kendaraan yang berada di lokasi kejadian.