JAKARTA - PT Transjakarta memperbolehkan pelanggan berbuka puasa di dalam bus saat waktu Magrib tiba selama bulan Ramadan. Kebijakan ini berlaku khusus bagi pelanggan yang menjalankan ibadah puasa dan masih berada dalam perjalanan ketika azan berkumandang.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memudahkan kebutuhan pelanggan selama bulan Ramadan.
"Kami ingin memastikan pelanggan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Tentunya, kami juga mengajak pelanggan untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama," kata Ayu dalam keteranganya, Rabu, 18 Februari.
Dalam ketentuannya, pelanggan diperkenankan berbuka dengan air minum dan makanan ringan. Aktivitas makan dan minum di dalam bus hanya diperbolehkan saat waktu berbuka puasa, dengan durasi maksimal 10 menit setelah azan Magrib.
Setelah itu, pelanggan diminta kembali mengikuti aturan layanan yang berlaku, termasuk larangan makan dan minum di dalam bus di luar waktu yang telah ditentukan.
Selain di dalam bus, pelanggan juga dapat membeli kebutuhan berbuka di area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte Transjakarta.
Manajemen Transjakarta mengimbau pelanggan tetap menjaga kebersihan, baik di dalam bus maupun di area halte, agar kenyamanan bersama tetap terjaga selama Ramadan.
Selama bulan puasa, layanan Transjakarta tetap beroperasi normal. Sebanyak 14 koridor utama tetap melayani pelanggan selama 24 jam penuh.
"Melalui kebijakan ini, Transjakarta berharap perjalanan pelanggan selama Ramadan tetap terasa nyaman, tertib, dan penuh makna," tutur Ayu.