Bagikan:

MAKASSAR - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberi sinyal kuat dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada periode kedua.

Dukungan itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP yang digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 11 Februari.

Ketua Umum PPP Mardiono mengatakan, secara politik, PPP berada dalam barisan koalisi pemerintah dan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai pro rakyat. Bahkan, secara pribadi, Mardiono menyatakan dukungannya apabila Prabowo kembali maju dalam kontestasi pemilihan presiden mendatang.

“Kalau saya sendiri tentu mendukung. Namun, tentu nanti akan dirumuskan dalam rapat-rapat partai. Ini masih cukup jauh, sekitar 3 tahun lagi,” ujarnya kepada wartawan seusai membuka Mukernas PPP secara resmi.

Menurutnya, dukungan PPP terhadap pemerintahan Prabowo didasari pada program-program strategis yang dinilai sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya adalah program ketahanan pangan, serta rencana penguatan ketahanan energi dan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat.

Ia juga menyinggung sejumlah program unggulan pemerintah, seperti pendirian Koperasi Merah Putih dan makan bergizi gratis (MBG) yang disebutnya sebagai upaya membangun ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“Program-program Presiden Prabowo Subianto ini sudah kita rasakan, seperti ketahanan pangan, kemudian ke depan ketahanan energi, serta kebijakan ekonomi pro rakyat. Bagaimana kedaulatan ekonomi itu kembali ke tangan rakyat,” tuturnya.

Meski demikian, Mardiono menegaskan, pembahasan terkait figur calon wakil presiden dari PPP masih terlalu dini untuk dibicarakan saat ini.

“Belum, masih jauh. Ini masih lebih dari 3 tahun lagi,” sambungnya.

Mardiono mengemukakan, Mukernas PPP menjadi momentum penting bagi partai berlambang Ka'bah itu untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun strategi politik jangka menengah dan panjang. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah mengembalikan kejayaan PPP di parlemen.

Ia menambahkan, strategi menuju target tersebut akan dibahas secara berjenjang melalui musyawarah kerja wilayah hingga nasional, termasuk penguatan struktur organisasi dan langkah-langkah pemenangan politik.

“Insyaallah kita bercita-cita mengembalikan perolehan suara seperti tahun 2014. Saat itu PPP mendapatkan 39 kursi di DPR,” tandasnya.

Mukernas PPP di Kota Makassar membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari konsolidasi internal, arah koalisi politik, hingga posisi PPP dalam dinamika pemerintahan dan kontestasi politik nasional ke depan.