Bagikan:

BADUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mulai menyiapkan satuan tugas (satgas) kebersihan pantai di seluruh Bali, kecuali di Kabupaten Bangli.

“Siang ini rapat tidak hanya Badung tapi se-Bali, kecuali Bangli, semuanya punya pantai, supaya semua membentuk satgas di kabupaten/kota dan ditugaskan di titik-titik pantai yang banyak mendapat kiriman sampah,” kata Gubernur Bali Wayan Kosterdi sela aksi bersih sampah Pantai Kedonganan, Badung, Jumat, 6 Februari.c

Iamengatakan satgas kebersihan pantai akan ditempatkan khusus siaga di pantai setiap hari. Satgas ini dibentuk untuk memastikan setiap sampah kiriman yang terbawa air laut segera dibersihkan dan dibuang tanpa menunggu waktu lama.

Hal ini, lanjutnya, sekaligus menjawab arahan Presiden Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah yang menyoroti penumpukan sampah di pantai yang merupakan kawasan pariwisata.

“Jadi setiap jam harus ada yang bertugas di sini, selama ini pagi dan sore diambil sampahnya nanti tidak lagi begitu, petugas ada di sini, truk ada di sini, alat berat ada di sini sehingga begitu sampah datang langsung diambil, kumpulkan, bawa ke TPA,” ujar Koster.

Dalam rapat persiapan pembentukan satgas kebersihan pantai nanti, Pemprov Bali akan memetakan kebutuhan personel dan armada setiap pantai.

“Seperti contoh dari Pantai Kedonganan kira-kira sampai ke Seminyak sekian titik butuh berapa orangtergantung panjangnya, lebih panjang lebih banyak, kemudian nanti ada alat pengangkat sampah dan truk,” kata Koster.

Untuk sampah yang dikumpulkan satgas, kata dia, selanjutnya akan dibuang ke TPA Suwungatas seizin Menteri Lingkungan Hidup (LH), dimana Pemprov Bali diperbolehkan membuang sampah pantai atau sampah spesifik hingga penanganan sampah kiriman selesai.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menambahkan sebagai salah satu kabupaten yang disoroti atas maraknya sampah di pantai mengaku siap untuk menjalankan satgas kebersihan pantai.

Selama ini mereka telah memiliki tim khusus yang membersihkan pantai, namun melihat kondisi sampah kiriman yang belakangan volumenya meningkat, ia sepakat Pemprov Bali membentuk satgas khusus.

“Bersih-bersih pantai ini kami selalu lakukan setiap hari, namun kelihatannya kami perlu melakukan secara bergantian sehari, kami juga akan menambah sarana prasarana termasuk setiap hari Jumat kami arahkan bersih pantai melibatkan banyak unsur,” ujarnya.