Bagikan:

JAKARTA - Para petugas dari cabang Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) bakal dilibatkan dalam pengamanan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia pada 6-22 Februari mendatang.

“Di Olimpiade, Investigasi Keamanan Dalam Negeri (HSI) ICE mendukung Layanan Keamanan Diplomatik Departemen Luar Negeri AS dan negara tuan rumah untuk memeriksa dan mengurangi risiko dari organisasi kriminal transnasional," demikian pernyataan ICE Italia dikutip AFP, Selasa 27 Januari.

"Semua operasi keamanan tetap berada di bawah wewenang Italia,” sambung pernyataan.

Dalam rekam jejaknya, tidak diketahui apakah HSI ICE pernah terlibat dalam Olimpiade di masa lalu, atau keterlibatan ini menjadi yang pertama kalinya.

Menurut situs web ICE, HSI menyelidiki ancaman global, menyelidiki pergerakan ilegal orang, barang, uang, barang selundupan, senjata, dan teknologi sensitif ke, dari dan melalui AS.

Di satu sisi, selama Olimpiade di luar negeri, perlindungan warga negara AS sejauh ini dipimpin oleh Dinas Keamanan Diplomatik (DSS) Departemen Luar Negeri AS.

ICE menjelaskan bahwa operasinya di Italia terpisah dari penindakan para petugasnya terkait imigrasi di sejumlah wilayah AS dipimpin departemen Operasi Penegakan dan Pemindahan (ERO).

“Jelas, ICE tidak melakukan operasi penegakan imigrasi di negara asing,” demikian pernyataan ICE.

Operasi brutal petugas ICE di negara bagian Minnesota telah menimbulkan korban jiwa. Seorang warga negara AS bernama Good,37 tahun, tewas ditembak mati petugas ICE saat duduk di dalam kendaraan roda empatnya pada 7 Januari.

Sekitar tiga pekan kemudian, seorang warga AS lainnya bernama Alex Pretti, 37 tahun, juga tewas diberondong tembakan ulah represif petugas ICE di kota yang sama.