Bagikan:

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dirinya sempat mendatangi kantor Danantara pada 15 Januari 2026 untuk bertemu Chief Investment Officer, Pandu Sjahrir. Namun saat tiba, Pandu justru sedang ke luar negeri meski sebelumnya sudah berkomunikasi.

“Saya datang ke sana, padahal sore-sorenya ditelepon WA. Paginya saya kasih tahu saya ke sana, dia pergi. Saya bercanda aja, ‘kabur lu ya’. Padahal itu bercanda,” kata Purbaya usai Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Kedatangannya terkait keluhan soal aplikasi/Kortex. Namun saat berada di lokasi, persoalan itu tidak bisa langsung diperlihatkan. “Mereka bilang hanya Pandu yang bisa memperlihatkan masalahnya itu di komputernya Pandu. Itu yang saya bingung,” ujarnya.

Menurut Purbaya, dalam kondisi normal aplikasi tersebut berjalan baik. Gangguan diduga muncul saat trafik pengguna tinggi. Ia mencurigai keterbatasan bandwidth. “Mungkin bandwidth-nya kurang lebar. Nanti Februari sampai Maret, April kali saya perlebar bandwidth supaya enggak ada gangguan,” kata dia.

Terkait agenda Satgas P2SP, Purbaya meminta minggu depan sejumlah kasus disidangkan untuk mendorong proyek besar yang lama tersendat. Ia sempat menyebut energi dan menjawab “BBM”, namun kemudian menahan detail. “Nanti kita lihat,” ujarnya.