Bagikan:

YOGYAKARTA – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai partai politik (parpol) pada Minggu, 18 Januari 2026. Simak profil partai Gerakan Rakyat dalam artikel di bawah ini.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid mengatakan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan alat perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Dia bilang, Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat kolektif para anggota yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dengan satu tekad yang sama.

“Ini tentunya adalah hari yang sangat bersejarah buat kita. Sebuah hari di mana kerinduan terhadap sebuah kekuatan politik alternatif, sebuah kekuatan partai politik alternatif, sebuah alat perjuangan alternatif yang kahir dari orang-orang kecil,” ucap Sahrin dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta, Jakarta, disiarkan langsung melalui kanal YouTube Gerakan Rakyat, Minggu, 18 Januari 2025.

Profil Partai Gerakan Rakyat

Profil Partai Gerakan Rakyat merupakan parpol baru di Indonesia. Sebelum dideklarasikan sebagai partai politkk, Gerakan Rakyat adalah organisasi kemasyarakatan yang menjadi wadah bagi para pendukung Anies Baswedan. Ormas ini diresmikan pada 27 Februari 2025 di gedung Jakarta Inisiatif Office, Cilandak, Jakarta Selatan.

Dikutip dari laman resminya, sejarah Ormas Gerakan Rakyat bermula dari inisiatif para relawan Anies di Pilpres 2024 yang bergerak secara mandiri dan organik.

Gagasan pembentukan organisasi kemasyarakatan ini telah muncul sejak 2023, jauh sebelum Pilpres 2024 berlangsung. Para tokoh relawan menilai perlunya sebuah wadah berkelanjutan untuk menghimpun, mengoordinasikan, serta menjaga kesinambungan perjuangan gagasan yang telah dirintis bersama.

Pada November 2023, seluruh unsur relawan yang memiliki semangat perubahan menyepakati langkah konsolidasi secara menyeluruh. Proses ini menjadi fondasi penting yang kemudian melahirkan struktur organisasi masyarakat bernama Gerakan Rakyat.

Identitas Gerakan Rakyat juga tercermin dari pemilihan warna oranye atau jingga sebagai simbol utama.

Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menjelaskan bahwa warna tersebut merepresentasikan optimisme dan harapan untuk mewujudkan “Indonesia Menyala”, yakni Indonesia yang terang, adil, dan sejahtera. Slogan ini sekaligus menjadi penegasan sikap atas berbagai persoalan sosial yang sebelumnya mencuat melalui tagar #IndonesiaGelap.

Setelah satu tahun berstatus sebagai ormas, Gerakan Rakyat kemudian dideklarasikan sebagai partai politik. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja nasional Gerakan Rakyat yang diselenggarakan di bilangan Menteng, Jakatta Pusat, pada 17-18 Januari 2026.

Partai Gerakan Rakyat Dukung Anies Jadi Presiden

Setelah mendeklarasikan diri sebagai partai politik, Partai Gerakan Rakyat punya misi mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2029.

Perlu diketahui, saat Gerakan Rakyati berstatus Ormas, Anies mengantongi kartu tanda anggota (KTA). Sebagai pemilik KTA 001, Anies menjadi anggota Kehormatan ormas ini.

“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan Makmur, dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaAllah adalah Anies Rasyid Baswedan” ucap Sahrin dalam acara deklarasi Partai Gerakan Rakyat.

Demikian informasi tentang profil Partai Gerakan Rakyat. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.