Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat yang akan menghadiri perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 untuk menggunakan transportasi umum. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan layanan transportasi publik gratis untuk mendukung mobilitas warga menuju titik-titik perayaan.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah kantong parkir. Namun, Pramono berharap warga memanfaatkan transportasi umum yang telah disediakan dan dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Walaupun sebenarnya Pemerintah DKI Jakarta juga menyiapkan kantong-kantong parkir, tetapi karena semua transportasi sudah kami gratiskan, kami mengimbau dan berharap semuanya bisa menikmati transportasi umum yang diatur dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 31 Desember.

Pramono mengatakan, perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta digelar dengan pendekatan berbeda. Tema perayaan tahun ini ditetapkan “Jakarta Global City From Jakarta With Love”.

Pramono memilih konsep sederhana dalam menggelar perayaan malam Tahun Baru 2026 sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh yang tengah dilanda bencana.

"Kami bersama jajaran Forkopimda nanti akan mengadakan acara di delapan titik, tetapi yang dipusatkan yang paling utama nanti di Bundaran HI," ungkap Pramono.

Pemprov DKI menegaskan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun petasan. Seluruh rangkaian acara dikemas secara sederhana dan tersebar di sejumlah titik di kawasan pusat kota.

"Semuanya dengan kesederhanaan, tidak ada kembang api, tidak ada petasan, yaitu di Lapangan Banteng, Sarinah, BNI Dukuh Atas, Semanggi, Bursa Efek Indonesia, FX Sudirman, dengan pusat di Bundaran HI," ujar dia.

Selain titik utama, perayaan juga digelar di 12 lokasi tingkat kota yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu, mulai dari Kota Tua, Ancol, Taman Literasi, M Bloc Space, Setu Babakan, JIS, Taman Mini Indonesia Indah, hingga di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu.

Sebagai informasi, Pemprov DKI akan menggelar perayaan malam Tahun Baru 2026 dengan 8 panggung hiburan yang berada di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan kawasan Lapangan Banteng.

"Lokasi titik lokasi panggung berada di MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, BEI/SCBD, FX Sudirman, dan Lapangan Banteng," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Syafrin berujar, sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan titik perayaan malam tahun baru yang digelar Pemprov DKI juga akan ditutup. Syafrin mengimbau pengguna jalan mencari rute alterlatif untuknmelintas.

Terdapat 48 rute bus Transjakarta yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan akan dilakukan perubahan pola operasi dan modifikasi lintasan selama pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka rangkaian kegiatan Perayaan Malam Tahun Baru 2026.

Ia menjelaskan, moda transportasi umum lainnya yang dikelola Pemprov DKI seperti MRT Jakarta dan LRT Jakarta akan beroperasi dengan perpanjangan waktu selama perayaan malam Tahun Baru 2026.

"Pola operasi MRT Jakarta pada perayaan malam Tahun Baru 2026 tanggal 31 Desember 2025 mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB dengan headway flat 10 menit, kecuali pukul 00.00-01.00 headway 5 menit," jelas Syafrin.

"Pola operasi LRT Jakarta pada perayaan malam Tahun Baru 2026 tanggal 31 Desember 2025 mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB dengan headway flat 10 menit," urainya.

Syafrin mengimbau kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan perayaan malam Tahun Baru 2026 baik di Jalan M.H Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Lapangan Banteng-Jalan Panglima Polim maupun di destinasi wisata, agar mengunakan moda transportasi umum guna meminimalisir kepadatan lalu lintas di sekitar area kegiatan.