JAKARTA - Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengunjungi sekutu dekatnya, Turki. Kunjungan ini tak lama setelah pengakuan Israel atas kemerdekaan sepihak Somaliland.
Anadolu melaporkan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima langsung Sheikh Mohamud di Kantor Kepresidenan Dolmabahçe, Istanbul, dalam kunjungan pada Selasa waktu setempat tersebut.
Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan resmi Presiden Erdogan.
Sebelumnya pada Jumat 26 Desember, Turki mengecam pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland yang merupakan bagian wilayah Republik Somalia. Turki menyebut upaya Israel itu sebagai “campur tangan terang-terangan dalam urusan domestik Somalia.”
Menurut laporan AFP, Pemerintah Turki merupakan sekutu dekat Somalia, memberikan bantuan militer dan ekonomi kepada negara yang telah hancur akibat perang saudara sejak awal tahun 1990-an.
Turki membantu membangun kembali tentara dan infrastrukturnya sambil memastikan kehadirannya di Afrika Timur, termasuk di laut.
BACA JUGA:
Sementara Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1991, ketika Somalia dilanda kekacauan setelah jatuhnya diktator Siad Barre.
Sejak saat itu, Somaliland beroperasi secara otonom dan memiliki mata uang, tentara, dan kepolisian sendiri.
Secara umum, Somaliland mengalami stabilitas yang lebih besar daripada Somalia yang ibu kota negaranya Mogadishu kerap menjadi target serangan militan Al-Shabab.
Isolasi diplomatik dianggap solusi untuk ulah Israel yang kembali campur tangan teritorial negara lain. Pengakuan Israel terhadap Somaliland juga ditentang Uni Afrika, Mesir, Dewan Kerja Sama Teluk yang beranggotakan enam negara, dan Organisasi Kerja Sama Islam yang berbasis di Arab Saudi.
Uni Eropa juga telah menegaskan bahwa kedaulatan Somalia harus dihormati.