BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan menggulirkan konsep pohon abadi di Jabar, termasuk di hutan-hutan produksi Jabar, mulai 2026, sebagai langkah untuk menjaga hutan di provinsi ini.
"Pohon-pohon di Jabar ini ada di kawasan hutan produksi. Tetapi oleh saya enggak boleh ditebang hari ini, dan ini dikatakan sebagai pohon abadi," kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat, 19 Desember dilansir ANTARA.
Hutan di Jawa Barat, ujar Dedi, perlu untuk dijaga, mengingat luasnya saat ini hanya tersisa sekitar 700 ribu hektare, dan itupun menurutnya belum tentu ada pohon yang tertanam.
"700 ribu hektare itu kan peta kawasannya, itu di peta, di Kementerian Kehutanan itu disebut-sebut hutan, itu kan belum tentu ada pohonnya. Di data tanahnya kawasan hutan, bisa jadi pohonnya enggak ada," ujar Dedi.
Dedi menyebut akan membeli pohon yang ada di hutan tersebut. Menurutnya, langkah pembelian pohon dilakukan karena biaya reboisasi lebih mahal.
"Beli (pohonnya), karena biaya reboisasi lebih mahal daripada beli pohon," ucap dia.
Dedi menambahkan untuk merealisasikan konsepnya itu, anggaran telah disiapkan dan akan dieksekusi pada tahun 2026.
"Mulai tahun anggaran 2026, (dana) udah kita siapkan," tuturnya.