SURABAYA — DHL Express meresmikan pusat logistik terbarunya, Surabaya Gateway and Service Centre, sebagai langkah memperkuat jaringan logistik nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Peresmian dilakukan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad, serta Senior Vice President Network Operations & Aviation Asia Pacific Peter Bardens.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan DHL Indonesia. Fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur logistik dan meningkatkan daya saing pelaku usaha di Jawa Timur.
Emil Dardak mengatakan kehadiran Surabaya Gateway akan menjadi motor penggerak baru bagi percepatan industri dan perdagangan di wilayah timur Indonesia. Menurutnya, fasilitas ini memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai simpul ekonomi nasional sekaligus mendukung visi Indonesia menjadi pusat logistik dunia pada 2045.
“Infrastruktur ini menjadi fondasi penting untuk mendukung Visi Indonesia 2045. Kolaborasi pemerintah dan sektor swasta seperti ini adalah kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Emil, dalam keteranganya, Jumat 5 Desember.
Surabaya Gateway dibangun di atas lahan seluas 10.000 meter persegi dengan investasi lebih dari 9 juta euro. Lokasinya berada sekitar 15 menit dari Bandara Internasional Juanda, menjadikannya titik strategis untuk mempercepat proses pengiriman. Fasilitas ini menggabungkan operasi gateway dan service centre dalam satu lokasi terpadu untuk meningkatkan efisiensi dan mempersingkat waktu transit barang.
Melalui koneksi langsung dengan South Asia Hub di Singapura, Surabaya Gateway memperkuat akses Jawa Timur terhadap jalur perdagangan internasional. Hal ini diharapkan memberi keuntungan signifikan bagi pelaku UKM, eksportir, serta kawasan industri seperti Surabaya, Gresik, Pasuruan, dan Malang.
Senior Vice President Network Operations & Aviation Asia Pacific DHL Express, Peter Bardens, menyatakan Indonesia termasuk dalam 20 negara dengan potensi pertumbuhan tercepat di jaringan logistik DHL. Ia menilai investasi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung perdagangan lintas benua.
“Investasi di Surabaya Gateway dan Service Centre memperkuat jaringan kami untuk mendukung perdagangan antar benua dan intra-Asia,” ujar Peter.
Fasilitas tersebut dirancang dengan sejumlah layanan terintegrasi, termasuk area bonded impor-ekspor, proses loading langsung, Unit Load Device build-up, transfer langsung, serta pemeriksaan kargo oleh Regulated Agent (RA). DHL memproyeksikan pertumbuhan volume pengiriman hingga 2 persen per tahun dari fasilitas ini.
Ahmad Mohamad menambahkan bahwa Surabaya Gateway merupakan katalis untuk mempercepat arus perdagangan sekaligus memperkuat daya saing ekonomi regional.
“Investasi ini mencerminkan keyakinan kami terhadap masa depan Indonesia serta komitmen untuk membantu pelaku usaha menembus pasar global,” kata Ahmad.
BACA JUGA:
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid sepanjang 2025, ditopang konsumsi rumah tangga dan meningkatnya investasi serta ekspor nonmigas, turut memperkuat urgensi pembangunan pusat logistik ini. Jawa Timur yang berkontribusi sekitar 15 persen terhadap PDB nasional diproyeksikan menjadi salah satu wilayah yang paling diuntungkan.
Peresmian Surabaya Gateway juga menjadi bagian dari strategi besar DHL Express yang mengoperasikan tujuh gateway di Indonesia, memastikan akses pasar internasional semakin cepat dan andal bagi pelaku usaha dari berbagai skala.