JAKARTA - Taiwan pada Jumat 5 Desember mengatakan China sedang menjalankan operasi militer dengan mengerahkan kapal perang membentang ratusan kilometer dari Laut Kuning hingga Laut China Selatan.
Juru bicara kantor kepresidenan Karen Kuo kepada para wartawan mengatakan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Taiwan dan badan keamanannya memantau aktivitas China dan memiliki "pemahaman penuh tentang situasi tersebut".
Ia tidak menyebutkan berapa banyak kapal perang China yang terlibat dalam pengerahan tersebut, tetapi sebuah sumber keamanan mengatakan kepada AFP bahwa jumlahnya "signifikan."
Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang berbicara kepada media.
Kuo menambahkan, operasi tersebut tidak terbatas pada Selat Taiwan, tetapi meluas dari Laut Kuning bagian selatan, ke Laut Cina Timur di dekat Kepulauan Diaoyu yang disengketakan dan terus ke Laut Cina Selatan dan bahkan Pasifik Barat.
"Hal ini memang menimbulkan ancaman dan dampak bagi Indo-Pasifik dan seluruh kawasan," ujar Kuo.
Meski demikian, China membantah adanya manuver militer negaranya di kawasan perairan tersebut.