JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Hari Selasa mengatakan, Israel mengharapkan Suriah untuk membangun koridor demiliterisasi yang membentang dari Damaskus hingga Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut setelah mengunjungi tentara Israel yang terluka akibat tembakan di Suriah selatan selama serangan Israel ke wilayah Beit Jinn, yang menewaskan 13 warga Suriah, menurut pernyataan dari kantor Netanyahu.
"Harapan dari Suriah adalah membangun zona penyangga demiliterisasi dari Damaskus hingga zona penyangga, termasuk tentu saja akses ke Gunung Hermon (Jabal al-Sheikh) dan puncak Hermon," menurut pernyataan itu, melansir Anadolu (3/12).
Lebih jauh Ia mengklaim Israel akan mempertahankan wilayah-wilayah ini "untuk menjamin keamanan warga negara Israel, dan itulah yang menjadi kewajiban kami," merujuk pada perebutan zona penyangga Suriah oleh Israel tahun lalu.
"Dengan niat baik dan pemahaman atas prinsip-prinsip ini, mencapai kesepakatan dengan Suriah juga dimungkinkan, tetapi kami akan tetap berpegang pada prinsip-prinsip kami dalam situasi apa pun," ujarnya.
Belum ada komentar langsung dari otoritas Suriah terkait pernyataan PM Netanyahu.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Hari Senin memperingatkan Israel agar tidak mengganggu stabilitas Suriah, sesaat sebelum melakukan percakapan telepon dengan Netanyahu.
"Sangat penting bagi Israel untuk menjaga dialog yang kuat dan jujur dengan Suriah, dan tidak ada yang terjadi yang akan mengganggu perkembangan Suriah menjadi negara yang makmur," tulis Presiden Trump di platform Truth Social miliknya.
BACA JUGA:
Presiden Trump memuji Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa, dengan mengatakan Ia "bekerja dengan tekun" untuk memastikan "hal-hal baik terjadi" bagi kedua negara.
"Ini adalah kesempatan bersejarah untuk perdamaian di Timur Tengah," ujarnya.
Diketahui, setelah jatuhnya rezim Bashar Assad pada akhir tahun 2024, Israel memperluas pendudukannya di Dataran Tinggi Golan Suriah dengan merebut zona penyangga demiliterisasi, sebuah langkah yang melanggar Perjanjian Pelepasan 1974 dengan Suriah.