Bagikan:

JAKARTA - Setiap rencana perdamaian di Ukraina membutuhkan keterlibatan Eropa dan Kyiv, kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Kaja Kallas Hari Kamis, karena Amerika Serikat mendorong proposal baru yang tampaknya mengulangi tuntutan Rusia.

"Agar rencana apa pun berhasil, dibutuhkan keterlibatan Ukraina dan Eropa," tegas Kallas jelang pertemuan para menteri luar negeri blok tersebut di Brussels, melansir Al Arabiya dari AFP 20 November.

"Kita harus memahami, dalam perang ini, hanya ada satu agresor dan satu korban. Jadi, kita belum mendengar adanya konsesi dari pihak Rusia," tandasnya.

Lebih lanjut Kallas mengatakan, sepengetahuan dirinya, belum ada masukan dari Ukraina atau pendukungnya di Eropa.

"Kami menyambut semua upaya yang berarti untuk mengakhiri perang ini, tetapi seperti yang telah kami katakan sebelumnya, upaya ini harus adil dan berkelanjutan," Kallas menekankan.

"Jika Rusia benar-benar menginginkan perdamaian, mereka seharusnya sudah menyetujui gencatan senjata tanpa syarat," tegasnya

Sebuah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada AFP, proposal Negeri Paman Sam tersebut akan mengakibatkan Kyiv menyerahkan wilayahnya kepada Moskow dan mengurangi lebih dari separuh pasukannya.

Sebelumnya, Axios melaporkan Moskow dan Washington telah menyusun rencana rahasia untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Sumber tersebut mengatakan belum jelas apakah proposal tersebut didukung secara pribadi oleh Presiden AS Donald Trump.