JAKARTA — Calon Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten, sempat membagikan kisah masa kecilnya yang jauh dari dunia politik yang kini ia jalani.
Dalam wawancara bersama Radboud University, Jetten mengungkap bahwa sejak kecil dirinya bercita-cita menjadi seorang atlet lari profesional. Ia bahkan pernah mengikuti seleksi nasional untuk mewujudkan impian tersebut.
“Sejak kecil, saya ingin menjadi atlet papan atas. Saat itu, dan masih sekarang, saya seorang pelari yang rajin. Saya berlari pada tingkat yang wajar di masa muda saya – hingga dan termasuk seleksi pemuda Belanda,” ujar Rob Jetten, dikutip VOI, Minggu, 2 November.
Meski akhirnya tidak melanjutkan karier di dunia atletik, Jetten mengaku masih rutin berlari hingga kini sebagai bentuk hobi dan gaya hidup sehat.
Tak hanya bercita-cita menjadi atlet, Jetten juga pernah bermimpi menjadi pengusaha katering. Ia bahkan membayangkan memiliki restoran sendiri di tepi pantai di negara tropis.
“Setelah berkarier di olahraga papan atas, saya ingin terjun ke industri katering. Bisnis ini sudah ada di keluarga saya. Idealnya, saya ingin memiliki restoran sendiri di pantai, di negara yang hangat,” ungkapnya.
Namun takdir berkata lain. Kini, Jetten justru berpeluang mencatat sejarah sebagai perdana menteri gay pertama sekaligus termuda di Belanda.
Partai yang dipimpinnya, D66 (Demokrat 66), unggul dalam hasil sementara pemungutan suara nasional, mengalahkan Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin Geert Wilders.
BACA JUGA:
Meski perjalanan hidupnya berbelok jauh dari cita-cita masa kecil, Jetten tidak menyesalinya. Ia justru merasa bangga dengan apa yang telah dicapainya saat ini.
“Namun, semuanya berubah. Bukan berarti saya menyesalinya. Saya sekarang memiliki pekerjaan terindah di Belanda,” pungkasnya.