Bagikan:

JAKARTA - Polisi menangkap lima tersangka lagi terkait pencurian harta karun senilai $102 juta dari galeri Apollo di Museum Louvre.

Jaksa Paris Laure Beccuau mengatakan kepada stasiun radio RTL para tersangka, salah satunya diidentifikasi melalui jejak DNA yang tertinggal di tempat kejadian perkara, ditangkap dalam penggerebekan terkoordinasi di berbagai wilayah ibu kota pada Rabu malam waktu setempat.

Sesaat sebelum penangkapan terbaru dilakukan, Beccuau mengungkapkan dua pria lain yang ditahan selama akhir pekan terkait pencurian tersebut telah "mengakui sebagian" keterlibatan mereka dalam perampokan tersebut.

Salah satu dari mereka sedang berusaha terbang keluar dari Prancis ketika ditangkap.

"Pada saat itu, kami jelas harus mempercepat operasi penangkapan," ujar Beccuau kepada RTL sebagaimana dilansir Reuters, Kamis, 30 Oktber.

Ia mengatakan perhiasan-perhiasan itu masih hilang, tetapi menyatakan optimisme mereka yang ditangkap mungkin dapat memberikan lebih banyak informasi tentang rangkaian kejadian tersebut.

Pencurian tersebut mengungkap celah keamanan di museum yang paling banyak dikunjungi di dunia dan dipandang oleh banyak orang sebagai penyebab penghinaan nasional.

Empat orang melakukan perampokan itu, tetapi Beccuau mengatakan dia tidak mengesampingkan kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas, termasuk seseorang yang bisa saja memerintahkan pencurian dan menjadi dalang di baliknya.