YOGYAKARTA - Kecerdasan intelektual atau Intelligent Quotient (IQ) sering digunakan sebagai salah satu tolok ukur terkait kemampuan kognitif seseorang. Meskipun IQ bukan satu-satunya penentu kecerdasan, data rata-rata IQ sering dijadikan perbandingan tingkat kecerdasan suatu negara.
Tahun ini, World Population Review kembali merilis laporan terbaru mengenai rata-rata IQ di berbagai negara. Menurut laporan tersebut, Indonesia mencatat rata-rata IQ sebesar 93,2. Posisi ini menarik perhatian publik karena di kawasan Asia Tenggara sendiri, Indonesia justru berada di jajaran terbawah.
Posisi Rata-Rata IQ Orang Indonesia di Dunia
Dari 126 negara yang masuk dalam survei, Indonesia berada di posisi 98, yang artinya cukup rendah dibandingkan banyak negara lain. Negara tetangga seperti Malaysia memiliki rata-rata IQ 100,5, sementara Singapura jauh lebih tinggi di angka 105.
Jika dibandingkan dengan negara Asia Timur, jaraknya semakin lebar. China, Korea Selatan, dan Jepang mencatat skor IQ rata-rata tertinggi di dunia. Sementara itu, negara-negara Eropa seperti Belgia (100), Jerman (99,6), dan Inggris (99,7) juga lebih unggul dari Indonesia.
Namun, Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan beberapa negara di Afrika. Misalnya, Nigeria memiliki skor 91,3 dan Senegal hanya 88,3. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun rendah di kawasan ASEAN, posisi Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan sebagian negara lain.
Faktor yang Mempengaruhi Rata-Rata IQ
Ada beberapa faktor penting yang memengaruhi mengapa rata-rata IQ orang Indonesia relatif rendah. Pertama adalah pendidikan, di mana akses ke sekolah berkualitas masih belum merata di seluruh wilayah. Anak-anak di daerah perkotaan cenderung mendapat pendidikan lebih baik dibandingkan di pedesaan.
Faktor kedua adalah gizi, yang berperan besar dalam perkembangan otak anak. Kekurangan nutrisi seperti protein, asam lemak omega-3, dan vitamin penting dapat menghambat perkembangan kognitif. Makanan bergizi seperti ikan, sayuran, dan buah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kecerdasan.
Selanjutnya adalah lingkungan, karena anak yang tumbuh di lingkungan mendukung belajar dan kreativitas cenderung lebih pintar. Interaksi sosial, akses terhadap teknologi, dan kebiasaan membaca sangat memengaruhi perkembangan intelektual sejak usia dini.
BACA JUGA:
10 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia Tahun 2025
Berdasarkan data World Population Review, berikut daftar negara dengan rata-rata IQ tertinggi di dunia per 1 Januari 2025:
- Republik Rakyat Tiongkok: 107,2
- Republik Korea: 106,4
- Jepang: 106,4
- Iran: 106,3
- Singapura: 105,1
- Rusia: 103,2
- Mongolia: 102,9
- Armenia: 102,6
- Australia: 102,6
- Spanyol: 102,3
Daftar di atas menunjukkan dominasi negara-negara Asia Timur dalam hal kecerdasan intelektual. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Indonesia perlu fokus pada pemerataan pendidikan, perbaikan gizi, dan penciptaan lingkungan yang mendukung pengembangan intelektual.
Dengan langkah-langkah tersebut, bukan tidak mungkin rata-rata IQ Indonesia dapat meningkat di masa depan dan mendekati negara-negara maju.