Bagikan:

JAKARTA - Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia terhadap sistem multilateral dan penguatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan, pertemuan Presiden Prabowo dengan Sekjen PBB digelar usai Presiden berpidato dalam High-level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution, rangkaian High Level Week Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di Markas Besar PBB New York, Amerika Serikat, Senin 22 September waktu setempat.

Menlu Sugiono mengatakan, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mendukung sistem multilateral, tetap percaya PBB merupakan organisasi yang harus diperkuat dalam rangka menjaga perdamaian di atas dunia.

"Oleh karena itu, Presiden Prabowo menyampaikan ulang komitmen Indonesia mendukung upaya-upaya penguatan PBB, menyampaikan juga dukungan dan support kepada PBB dalam rangka menjalankan tugasnya," kata Menlu Sugiono dalam keterangannya melalui tautan video, seperti dikutip Selasa 23 September.

Menlu Sugiono menambahkan, Presiden Prabowo juga menyampaikan kesiapan Indonesia mengirimkan pasukan penjaga perdamaian setelah gencatan senjata dan perdamaian di Jalur Gaza tercapai.

"Indonesia menyampaikan kehendak dan dukungan mengirim pasukan perdamaian ke sana (Gaza)," kata Menlu Sugiono.

Selain bertemu dengan Sekjen PBB, Presiden Prabowo juga bertemu dengan Raja Yordania II, membahas seputar solusi dua negara, bertukar pandangan mengenai situasi yang terjadi di Jalur Gaza, kata Menlu Sugiono.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo akan berpidato dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 PBB pada Hari Selasa waktu New York, dan dijadwalkan berbicara pada urutan ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat.