JAKARTA - Sebanyak dua prajurit TNI terlihat dalam rangkaian kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank, Mohamad Ilham Pradipta. Mereka Serka N dan Kopda F yang berasal dari Kopassus.
"Kaitannya dengan satuan yang bersangkutan, mereka berasal dari Detasemen Markas di Kopassus," ujar Danpomdam Jaya, Kolonel CPM Donny Agus kepada wartawan, Selasa, 16 September.
Donny menyebut mereka sedang terlibat masalah kedinasan. Sebab, keduanya sedang dicari karena tak masuk dinas tanpa izin.
"Serka N dan Kopda F dalam status sedang dicari karena tidak hadir tanpa izin," ucapnya.
Dalam rangkaian kasus ini, Serka N berperan sebagai perantara antara tersangka JP yang merupakan salah satu otak penculikan dengan Kopda FH.
Perantara yang dimaksud yakni menawarkan pekerjaan kepada Kopda FH tentunya dengan imbalan sejumlah uang.
"Peran yang bersangkutan sebagai perantara untuk mencari orang guna menjemput paksa," kata Donny.
BACA JUGA:
Saat ini, kedua prajurit itu telah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan sebagai bentuk pertanggungjawaban perbuatannya.
Sebelumnya diberitakan, Ilham Pradipta diketahui ditemukan tewas di lahan kosong kawasan Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Berdasarkan rekaman CCTV, Ilham Pradipta dipaksa masuk ke mobil putih yang terparkir di sebelah mobilnya, sebelum akhirnya dibawa paksa, tepatnya di Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus 2025.