Bagikan:

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengaku ogah menonton video detik-detik penembakan hingga tewas aktivis konservatif Charlie Kirk yang beredar luas di media sosial (medsos). 

Awalnya Trump mengatakan telah berkomunikasi dengan istri Kirk atas kematian suaminya. Menurutnya, istri Kirk tergunjang dengan kejadian ini.   

"Saya berbicara dengan istrinya kemarin. Dia seperti hancur," kata Trump dalam wawancara di acara "Fox and Friends", Jumat 12 September, dikutip dari NBCNews.

Namun, kata Trump, istri seorang komentator podcast-radio dan pendukung berpengaruh Trump tersebut, ingin organisasi nirlaba suaminya tetap berjalan sepeninggal Kirk.

"Tetapi di tengah kehancuran itu, ia ingin Turning Point tetap berjalan," kata Trump.

Ditanya tentang video yang beredar di medsos menunjukkan momen Kirk ditembak, Trump menjawab mengetahuinya. Namun, ia enggan menontonnya.

"Saya tidak menonton. Saya tidak ingin menonton. Saya mendengarnya," katanya. 

"Saya tidak akan pernah menjadi dokter yang baik. Begini saja... Tidak, maksud saya... saya sudah cukup mendengar," sambung Trump.