JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Duren Sawit berhasil menangkap dua pelaku perampokan sadis yang sempat menodongkan senjata api ke seorang lansia penghuni rumah di Jalan Padat Karya 2, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Dua tersangka berhasil ditangkap, berinisial AD dan BD. Mereka sudah dilakukan pemeriksaan, saat ini masih pengembangan lebih lanjut," kata Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno saat dikonfirmasi, Rabu, 10 September 2025.
Dua pelaku lainnya masih berstatus buron, polisi terus memburu kedua pelaku tersebut. Termasuk menelusuri keberadaan senjata api yang sempat digunakan pelaku untuk menodongkan penghuni rumah.
"Ketika diamankan mereka kedapatan bahwa alat-alat untuk melancarkan aksinya, informasi senjata api kami belum menemukan. Insyaallah informasi-informasi seperti itu akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya
Saat ini, polisi juga sudah mengumpulkan sebanyak 5 orang saksi yang diperiksa, termasuk saksi pelapor dan korban.
"Nanti kami kembangkan lebih lanjut," ucapnya.
Sementara identitas kedua pelaku yang buron sudah dikantongi polisi. Keduanya masih dalam perburuan oleh anggota Buser Reskrim Polsek Duren Sawit.
"Imbauan kami masyarakat warga duren sawit sedang berpergian meninggalkan rumah harapan saya komunikasikan dengan warga setempat, titipkan ketua RT/RW dan syukur-syukur memberitahu kami untuk selalu kita kontrol saat rumahnya ditinggalkan pergi," katanya.
BACA JUGA:
Sebelumnya diberitakan, komplotan perampok terekam kamera CCTV saat tengah beraksi di sebuah rumah di Jalan Padat Karya 2, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dalam rekaman CCTV itu, pelaku yang berjumlah 4 orang datang dengan menggunakan motor berboncengan. Pelaku juga sempat memantau situasi rumah.
Setelah cukup aman, mereka kemudian melancarkan aksinya dengan masing-masing peran yang berbeda. Dua orang pelaku masuk ke dalam rumah korban, sedangkan dua orang lainnya duduk di atas motor dan memantau sekitar rumah.
Sementara itu, dua pelaku yang berhasil masuk ke rumah korban berusaha merusak kamera CCTV yang terpasang di depan rumah korban.
Kemudian pelaku masuk dengan merusak pintu dan mengacak-acak kamar dan lemari korban untuk mencari barang berharga.
Alangkah terkejutnya pelaku ketika aksi mereka dipergoki oleh seorang nenek yang sebelumnya berada di kamar berbeda.
Para pelaku kemudian menodongkan senjata api dan senjata tajam ke nenek tersebut, sambil mengancam akan membunuhnya jika melawan dan berteriak.