Bagikan:

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dalam kondisi sehat setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan (K3) pada Rabu malam, 20 Agustus.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan kondisi Immanuel Ebenezer setelah ramai beredar foto di media sosial. Dalam sejumlah unggahan, tampak ketua relawan Jokowi Mania (JoMan) dan Prabowo Mania itu tampak terbaring di sebuah kasur seperti di ruang perawatan.

Tubuh Immanuel Ebenezer, masih dalam foto itu, tampak dipasangi kabel. Wajahnya juga tampak lemas.

“Kondisi yang bersangkutan saat ini dinyatakan sehat,” kata Budi kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 Agustus.

Budi memastikan foto yang beredar juga bukan berada di KPK. Adapun status Immanuel Ebenezer dan belasan orang lainnyabusai terjaring operasi senyap bakal diumumkan siang nanti melalui konferensi pers.

Adapun OTT yang dilaksanakan di Jakarta berhasil mengamankan 14 orang. Selain itu, KPK menemukan barang bukti berupa duit, mobil, dan motor.

Mobil dan motor yang diamankan dalam kegiatan itu juga sempat dipamerkan. Rinciannya adalah Toyota Corolla Cross, Nissan GT-R, Hyundai Palisade, Suzuki Jimny, Vespa Sprint S 150, Hyundai Palisade hitam, dan Honda CRV.

Kemudian ada Jeep, Toyota Hilux, Mitsubishi Xpander, Hyundai Stargazer, CRV, BMW 330i, Vespa, Ducati Scramble, CRV, Mitsubishi Xpander hitam, Pajero Sport, Ducati Hypermotoroad 950, Ducati Xdiavel, dan satu motor berjenis Ducati.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses hukum Wamenaker Immanuel Ebenezer yang terjaring OTT. Mantan Menteri Pertahanan itu sudah mendapat laporan dari kegiatan tersebut.

"Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan dan beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum. Beliau menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Kamis, 21 Agustus.

Presiden Prabowo juga siap mengganti Immanuel Ebenezer jika jadi tersangka. Dia akan mempertimbangkan sosok yang kompeten ke depannya.

“Apabila nanti terbukti, maka akan secepatnya dilakukan pergantian," sebutnya.