JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang, puluhan mobil hingga motor Ducati saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer pada Rabu, 20 Agustus malam.
Total ada dua motor dan sekarang sudah ada di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
“Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil, dan ada motor Ducati,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Agustus.
Motor tersebut diketahui tiba di kantor KPK sekitar pukul 13.50 WIB. Satu motor berkelir merah dan yang lain kombinasi merah putih.
Dari informasi dihimpun, dua motor Ducati itu memiliki tipe Ducati Multistrada V4 dan Ducati Streetfighter V4. Dua motor besar itu dibawa menggunakan truk berwarna putih dan langsung menuju basement gedung.
Adapun dalam operasi senyap itu, KPK mengamankan 10 orang selain Immanuel Ebenezer. OTT ini dilaksanakan di wilayah Jakarta dan berkaitan dengan pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Hingga saat ini, Immanuel Ebenezer masih menjalani pemeriksaan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dia diamankan bersama sepuluh orang lainnya.
BACA JUGA:
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memproses hukum Wamenaker Immanuel Ebenezer yang terjaring OTT. Mantan Menteri Pertahanan itu sudah mendapat laporan dari kegiatan tersebut.
"Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan dan beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum. Beliau menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, Kamis, 21 Agustus.
Presiden Prabowo juga siap mengganti Immanuel Ebenezer jika jadi tersangka. Dia akan mempertimbangkan sosok yang kompeten ke depannya.
“Apabila nanti terbukti, maka akan secepatnya dilakukan pergantian," sebutnya.