Bagikan:

JAKARTA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani merespons alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp335 triliun yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Nilai ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp171 triliun.

Anggaran MBG disorot karena jumlahnya hampir setengah dari dana pendidikan, sementara pelaksanaannya dinilai masih menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Menurut Muzani, anggaran besar tersebut diharapkan mampu memastikan manfaat program benar-benar menjangkau seluruh siswa di berbagai daerah.

"Memang yang diharapkan Presiden dan harapan kita semua pada penggunaan anggaran tahun depan, tahun 2026 ya, nilai manfaat yang dirasakan dari makan bergizi gratis itu jumlahnya lebih banyak, lebih banyak siswa yang bisa menikmati sesuai dengan rencana sehingga memerlukan anggaran yang besar," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Agustus. 

Ia juga berharap lembaga pelaksana, yakni Badan Gizi Nasional, dapat bekerja lebih maksimal agar program berjalan tanpa hambatan.

"Karena nilai manfaat yang diharapkan oleh Presiden dan oleh kita semua bisa lebih banyak lagi dan bisa lebih maksimal lagi," ujar mantan Sekjen Partai Gerindra itu.

"Sehingga makan bergizi gratis bisa dirasakan manfaatnya oleh puluhan juta siswa, sehingga anggarannya akan nambah," pungkas Muzani.