JAKARTA - Sedikitnya dua orang tewas dan 10 lainnya luka-luka setelah ledakan terjadi di pabrik baja Pennsylvania, AS.
Insiden itu terjadi di pabrik baja U.S. Steel Clairton Coke Works di Clairton, Pennsylvania, sekitar 24 kilometer di luar Pittsburgh pada Senin waktu setempat.
Akibat ledakan bangunan pabrik ambruk, orang-orang terjebak di bawah reruntuhan.
Dari total korban luka-luka, lima orang dalam kondisi kritis. Lima lainnya setelah mendapat perawatan di rumah sakit dipulangkan
"Karyawan yang terluka kini telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan, dan upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di pabrik," kata Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro di media sosial, Selasa 12 Agustus, dikutip dari ABC News.
Satu orang yang tewas dalam ledakan tersebut diidentifikasi bernama Timothy Quinn. Korban kedua yang ditemukan tewas pada Senin malam belum teridentifikasi.
BACA JUGA:
Pejabat setempat mengatakan titik ledakan di dalam area operasi baterai di pabrik tersebut pada pukul 10.51 pagi. Ledakan susulan terjadi satu kali namun tidak besar.
CEO U.S. Steel, David B. Burritt, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk menyelidiki penyebab insiden tersebut.
"Hampir 1.300 pria dan wanita yang berdedikasi bekerja di Pabrik Clairton setiap hari, menjalankan pekerjaan mereka dengan sangat aman. Di masa-masa seperti ini, karyawan U.S. Steel bersatu untuk menyampaikan cinta, doa, dan dukungan mereka kepada semua orang yang terdampak," kata Burritt dalam pernyataan perusahaan.