Bagikan:

JAKARTA - Presiden Argentina Javier Milei memveto RUU kenaikan dana pensiun dan RUU yang memperkuat perlindungan bagi penyandang disabilitas yang sebelumnya disahkan parlemen pada Juli. 

Javier menolak pengesahan RUU tersebut dengan alasan aturan baru itu membahayakan keseimbangan fiskal.

Dilansir Reuters, Senin, 4 Agustus, keputusan untuk memveto RUU tersebut diumumkan oleh Milei bulan lalu, meskipun Kongres—di mana presiden yang beraliran libertarian tidak memiliki mayoritas—masih dapat membatalkan veto tersebut.

Veto tersebut terjadi kurang dari tiga bulan sebelum pemilihan paruh waktu Argentina, yang dipandang sebagai tolok ukur persetujuan terhadap pemerintahan Milei, yang berhasil menurunkan inflasi tahunan hingga tiga digit.

Tetapi kebijakan penghematannya telah memberikan dampak sosial.

Setelah dikeluarkannya perintah eksekutif yang disertai veto, kepresidenan Argentina menyatakan RUU tersebut sudah disetujui oleh Kongres secara tidak bertanggung jawab, tanpa mengidentifikasi sumber pendanaan.

"Presiden ini lebih suka mengatakan kebenaran yang tidak nyaman daripada mengulangi kebohongan yang nyaman, tidak ada uang," demikian pernyataan tersebut.