Bagikan:

JAKARTA - Otoritas Filipina mencabut peringatan tsunami yang dikeluarkan untuk beberapa wilayah pesisir.

"Tidak ada gangguan permukaan laut yang signifikan maupun gelombang tsunami yang merusak yang tercatat sejak gempa bumi," demikian pernyataan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina dalam pembaruan terbarunya dilansir CNN, Rabu, 30 Juli.

Institut tersebut sebelumnya telahmemperingatkan masyarakat untuk menjauh dari pantai dan bergerak ke pedalaman karena gelombang tsunami diperkirakan akan menghantam wilayah pesisir negara tersebut.

"Dampak gangguan permukaan laut minor sebagian besar telah berlalu," demikian pernyataan lembaga tersebut saat membatalkan peringatan tersebut.

Peringatan tsunami yang berlaku untuk Guam dan Kepulauan Mariana Utara juga dicabut, menurut Badan Meteorologi Nasional AS (USNWS) Guam pada Rabu malam waktu setempat.

Lokasi di seluruh Mikronesia dinyatakan aman. Badan Meteorologi Nasional Guam memberi tahu warga "arus kuat mungkin masih terjadi."