Bagikan:

JAKARTA - Pemukim ilegal Israel menyerang desa Kristen Palestina di Taybeh, Tepi Barat pada Senin 28 Juli. Mereka membakar mobil dan menyemprotkan grafiti berisi ancaman di wilayah Palestina yang diduduki secara ilegal. 

"Pemukim kolonial Israel melancarkan serangan teror malam ini di desa Kristen Palestina, Taybeh (Ramallah), membakar kendaraan warga Palestina dan menyemprotkan grafiti berisi ancaman rasis dalam bahasa Ibrani di rumah dan properti," tulis otoritas Pelestina yang berbasis di Ramallah di akun X-nya, dikutip dari AFP.

Seorang warga Taybeh mengatakan bahwa serangan itu terjadi sekitar pukul 02.00 (23.00 GMT), dengan setidaknya dua kendaraan terbakar.

Saksi yang berada di lokasi dan berbicara secara anonim demi alasan keamanan menambahkan, satu unit kendaraan yang dibakar milik seorang jurnalis. 

Berdasarkan dampak kerusakan, pemukim ilegal Israel menargetkan properti Palestina secara luas di Taybeh. 

Badan pemerintah Palestina di X membagikan foto grafiti dari pemukim ilegal di salah satu bangunan di Taybeh bertuliskan: "Al-Mughayyir, Anda akan menyesal," merujuk pada desa terdekat yang juga diserang oleh pemukim awal tahun ini.