JAKARTA - Seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia dijatuhi hukuman enam tahun penjara pada Kamis.
Mayor Jenderal Vladimir Shesterov dinyatakan bersalah atas penipuan dan pemalsuan terkait proyek taman hiburan militer.
Vladimir Shesterov ditahan Agustus 2024 atas perannya terkait korupsi di Taman Patriot, objek wisata bertema perang di luar Moskow.
Dua pria lainnya, termasuk Pavel Popov, mantan wakil menteri pertahanan, juga menghadapi tuntutan hukum.
Kantor berita negara RIA, mengutip materi investigasi, mengatakan Shesterov dan mantan direktur taman, Vyacheslav Akhmedov, yang juga ditahan, memalsukan dokumen terkait pekerjaan konstruksi yang telah selesai di taman tersebut senilai sekitar 26 juta rubel ($332.000).
Skandal di Taman Patriot adalah salah satu dari serangkaian kasus kriminal terhadap mantan pejabat tinggi yang telah menjerat tentara Rusia dalam beberapa bulan terakhir.
Shesterov sepenuhnya mengakui kesalahannya, tetapi bersikeras dirinya tidak menerima keuntungan materi apa pun dari korupsi tersebut.
"Saya bersalah, saya tidak menutup-nutupi kesalahan saya, saya sungguh-sungguh bertobat," katanya di pengadilan, menurut RIA.
Akhmedov juga telah mengajukan pembelaan bersalah dalam persidangannya dilansir Reuters, Kamis, 17 Juli.
Kasus terhadap Popov, mantan wakil menteri pertahanan, masih berlangsung.
RIA melaporkan Popov telah menginstruksikan Shesterov dan Akhmedov untuk membangunkannya rumah dua lantai, wisma tamu dengan sauna, dan garasi dua lantai di atas tanah milik Popov di wilayah Moskow - dengan Kementerian Pertahanan menanggung biayanya.
BACA JUGA:
Popov sebelumnya membantah melakukan kesalahan.
Taman Patriot memamerkan koleksi persenjataan Rusia dan Soviet yang luas, dan menawarkan pengunjung kesempatan untuk menaiki tank dan berpartisipasi dalam simulasi pertempuran.
Di situs webnya, taman ini juga menampilkan galeri foto "pahlawan operasi militer khusus" - istilah resmi Rusia untuk perangnya di Ukraina.