Bagikan:

YOGYAKARTA – Indonesia dan Uni Eropa (UE) segera menandatangani perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Apa itu perjanjian CEPA dapat dipahami sebagai kesepakatan kemitraan ekonomi komprehensif yang melibatkan RI dan UE. Untuk memahami lebih lanjut terkait kesepakatan CEPA, simak artikel berikut ini.

Apa Itu Perjanjian CEPA

Perjanjian CEPA RI EU adalah kesepakatan yang mengatur kerja sama ekonomi komprehensif yang dilakukan antara Indonesia dan Uni Eropa. Perjanjian ekonomi ini mengatur beberapa hal seperti pengurangan tarif, akses pasar, pembengangan kapasitas dan fasilitas dagang, dan investasi. Perjanjian ini mencakup perdagangan barang, perdagangan jasa, serta investasi.

Perundingan RI dan IEU-CEPA dimulai sejak tahun 2010 lewat kajian bersama Indonesia dan UE dan disampaikan pada 2011. Kajian tersebut berjudul Invigorating the Indonesia-European Union Partnership Towards a Comprehensive Economic Partnership Agreement. Kajian tersebut disusun oleh tim gabungan yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, serta akademisi.

Di tahun 2012,RI dan UE menyusun dokumen scoping paper sebagai bahan negosiasi. Proses penyusunannya sendiri sempat tertunda lantaran adanya pergantian pemerintahan. Kajian baru berhasil selesai di tahun 2016 ketika era Jokowi sebagai presiden RI.

Perundingan resmi IEU-CEPA lalu diluncurkan oleh mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom pada 18 Juli 2016.

Penandatanganan CEPA Indonesia Uni Eropa

Terbaru, Indonesia dan Uni Eropa telah menandatangani exchange letter atau dokumen pedoman yang akan digunakan untuk mengakselerasi penyelesaian perjanjian Indonesia- IEU-CEPA. Penandatanganan dilakukan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan European Union Commissioner for Trade and Economic Security Maroš Šefčovič.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen berkelanjutan serta keterlibatan UE.

“Dukungan Komisioner Maroš dan Tim Perunding kedua negara sangat berarti dalam seluruh proses perundingan IEU-CEPA,” ujar Menko Airlangga.

Indonesia yang memiliki populasi sebanyak 285 juta jiwa lebih menawarkan pasar besar untuk mitra dagangnya. Sedangkan UE yang memiliki 400 juta penduduk lebih saat ini jadi kekuatan ekonomi dunia. Dengan adanya IEU CEPA, 80% pos tarif akan nol sehingga mampu membuka peluang dagang dan investasi untuk dua pihak.

Komisioner Šefčovič juga menegaskan komitmen dua belah pihak untuk menyelesaikan kesepakatan. Ia juga mengatakan bahwa kemitraan Indonesia dan UE jadi landasan kokoh untuk hubungan bilateral jangka panjang.

v

"Dan ini benar-benar membuktikan, seperti yang Bapak katakan, bahwa kita bekerja siang dan malam, akhir pekan demi akhir pekan, hanya untuk memastikan hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa semakin baik. Dan kita menciptakan peluang-peluang baru yang sangat besar bagi para pelaku bisnis, bagi pelaku usaha kecil dan menengah, dan bagi Indonesia maupun Uni Eropa," ujar Šefčovič.

Itulah informasi terkait apa itu perjanjian CEPA. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+