Bagikan:

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan petugas gabungan telah berhasil menangani puluhan hektare lahan yang terbakar pada sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara pekan ini.

"Kebakaran terjadi di beberapa lokasi dan sebagian besar sudah berhasil dipadamkan petugas," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengutip Antara.

Dia memaparkan bahwa di Provinsi Aceh, karhutla pertama terpantau di Gampong Simpang Gading, Kecamatan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya, pada Kamis (26/6) pukul 14.05 WIB.

BPBD bersama unsur terkait berhasil memadamkan api pada Kamis petang. Lahan seluas dua hektare dilaporkan terbakar, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

Sebelumnya, tim gabungan juga melakukan pemadaman api karhutla di Desa Gunung Simali, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, pada Rabu (25/6) malam.

Abdul menyebutkan bahwa api berhasil dikendalikan beberapa jam kemudian oleh petugas gabungan BPBD dan pemadam kebakaran setempat.

"Kebakaran tersebut berdampak pada lahan seluas 3,5 hektare," imbuhnya.

BNPB melaporkan bahwa kebakaran dengan dampak yang lebih luas melanda di Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara pada Kamis (26/6) pukul 21.00 WIB.

Menurut dia, sekitar 60 hektare lahan mineral terdampak kebakaran dan hingga Kamis malam api masih dalam proses pemadaman oleh petugas gabungan. "Proses pemadaman sudah ditangani oleh petugas," kata dia

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, mengingat kondisi cuaca kering yang masih berpotensi mempermudah penyebaran api.