Bagikan:

JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menekankan perlu memperkuat mekanisme ASEAN, saat menerima kunjungan para Wakil Tetap Negara Anggota ASEAN untuk ASEAN (Committee of Permanent Representatives to ASEAN/CPR) dan Duta Besar Timor-Leste untuk ASEAN, di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Hari Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono menyampaikan apresiasi atas kemajuan signifikan dalam kerangka kerja sama ASEAN, khususnya setelah diadopsinya ASEAN Community Vision (ACV) 2045 saat KTT ke-46 ASEAN pada bulan Mei 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dengan visi ‘ASEAN yang resilient, innovative, dynamic, dan people-centred’, ASEAN Community Vision 2045 menjadi pedoman strategis mengenai visi dan langkah-langkah yang harus dicapai ASEAN dalam 20 tahun mendatang.

"Kita perlu memperkuat mekanisme ASEAN, salah satunya CPR dan the Jakarta channel, serta penguatan ASEAN Secretariat dan ASEAN Headquarters di Jakarta untuk mengoptimalkan potensi kita dalam menjawab tantangan di Kawasan dan global," ujar Menlu Sugiono, dalam keterangan Kementerian Luar Negeri, Kamis 5 Juni.

Dalam kesempatan ini Menlu Sugiono juga menegaskan pentingnya peran CPR dalam memajukan ASEAN Community Building, koordinasi lintas pilar ASEAN yang efektif, serta hubungan dengan mitra eksternal ASEAN. Menurutnya, peran penting CPR menjadi salah satu kunci dalam mencapai ACV 2045.

Dalam kesempatan ini, Menlu Sugiono juga menyampaikan apresiasi kepada Timor Leste yang secara resmi akan menjadi anggota ASEAN ke-11 pada tahun ini.