Bagikan:

BEKASI - Sebanyak 100 wartawan dan pekerja media secara simbolis menerima kunci rumah subsidi dalam program khusus yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid di Perumahan Grand Harmoni, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 6 Mei.

Program ini merupakan bagian dari skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang menargetkan 3.000 unit rumah subsidi untuk pekerja media dan wartawan di seluruh Indonesia.

“Ini bukan sogokan, bukan untuk membungkam wartawan. Justru agar teman-teman makin semangat mengawal demokrasi dan memberitakan kebenaran. Negara hadir, dan wartawan punya hak untuk mendapat rumah layak,” tegas Menteri PKP, Maruarar Sirait, di hadapan ratusan tamu undangan.

Maruarar juga menyebut nama Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, sebagai tokoh penting di balik terselenggaranya program ini. “Beliau sangat berkontribusi hingga acara hari ini bisa terlaksana,” ucapnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Menetri KOmdigi Meutya Hafid, Direksi BTN Jajaran pengurus PWI Pusat menyaksikan serah terima kunci rumah subsidi untuk wartawan. (Dok PWI Pusat)
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Menetri KOmdigi Meutya Hafid, Direksi BTN Jajaran pengurus PWI Pusat menyaksikan serah terima kunci rumah subsidi untuk wartawan. (Dok PWI Pusat)

Menteri Komdigi Meutya Hafid turut memberikan apresiasi atas prioritas pemerintah terhadap profesi wartawan. “Terima kasih Pak Ara atas kolaborasi ini. Wartawan adalah elemen penting demokrasi yang juga berhak hidup layak,” ujar Meutya.

Sementara itu, mewakili BTN, Hirwandi Gafar menyatakan, jika ada wartawan yang mengalami kesulitan membayar angsuran, pihaknya telah menyiapkan skema restrukturisasi kredit. “Kami siap bantu melalui program restrukturisasi agar cicilan disesuaikan kemampuan,” jelasnya.

Acara serah terima ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk pimpinan Tapera, pejabat BTN, anggota DPR, perwakilan Pemprov Jawa Barat, serta Ketua Umum PWI Pusat.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengajak para wartawan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. “Ini peluang langka. Program rumah subsidi untuk wartawan adalah bentuk kehadiran negara. Jangan disia-siakan,” ujar Hendry.