YOGYAKARTA – Setelah pengurus Danantara resmi diumumkan, profil F Chapman Taylor menuai sorotan. Dalam struktur Danantara sendiri, Chapman Taylor dipercaya sebagai Dewan Penasihat. Lalu siapa F Chapman Taylor sebenarnya?
Profil F Chapman Taylor
F Chapman Taylor memang bukan nama baru di Indonesia. Ia dikenal sebagai ahli manajemen investasi dengan pengalaman selama kurang lebih 30 tahun. Meski punya jam terbang tinggi di bidang investasi, ia justru mendapat gelar sarjananya di bidang fisika dan teologi. Gelar tersebut ia dapat saat kuliah di Tulane University di Amerika Serikat.
Setelah itu Chapman melanjutkan pendidikannya di Wharton School, University of Pennsylvania. Di perguruan tinggi tersebut ia berhasil mendapat gelar Master of Business Administration (MBA) spesialisasi keuangan dan perencanaan strategis pada tahun 1988.
Pengalaman Chapman memang tak bisa dianggap enteng. Ia menjadi seorang Manajer Portofolio Ekuitas di Capital Group selama hampir 30 tahun. Sebagai informasi, Capital Group adalah perusahaan manajemen investasi swasta yang berbasis di Amerika Serikat. Capital Group menjadi salah satu perusahaan manajemen investasi paling besar di dunia.
Sebelum menjadi bagian dari Capital Group, Chapman sempat melakoni beberapa pekerjaan. Misalnya, ia pernah menjadi konsultan di SRI International dan Strategic Planning Associates. Ia memberi saran dan masukan bagi perusahaan di ASEAN, Amerika, dan Inggris terkait strategi bisnis.
Setelah berkarier di Capital, Chapman dipercaya sebagai analis investasi ekuitas dengan fokus pada layanan telekomunikasi di Asia dan generalis untuk beberapa negara yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Selandia Baru.
Tidak hanya di dunia bisnis dan investasi, Chapman juga dikenal aktif di organisasi nirlaba. Misalnya, ia menjadi anggota dewan di OneSky dan For Love of Children yang bergerak pada perkembangan anak.
Di Indonesia, Chapman juga menjadi Dewan Pembina Yayasan Karya Salemba Empat alias KSE. Perlu diketahui bahwa KSE adalah yayasan yang sering membantu pendidikan anak muda di Indonesia. Yayasan tersebut berdiri sejak tahun 1995. Sedangkan Chapman menjadi Dewan Pembina sejak tahun 2000.
Yayasan KSE memang cukup aktif memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak muda di Indonesia. Setiap tahunnya, yayasan tersebut menyulurkan beasiswa ke 2000-an mahasiswa per tahun. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat memberikan apresiasinya terhadap peran Chapman di Indonesia.
Dengan yayasan tersebut, jumlah beasiswa yang berhasil disalurkan total sekitar 29.300 mahasiswa di seluruh Indonesia. Chapman dianggap mampu mengajak filantropis untuk ikut peduli terhadap pendidikan generasi muda Indonesia.
BACA JUGA:
"Ajakan yang sangat baik dan sekaligus proposal investasi yang pasti memberikan rate of return tinggi..! All the best for your retirement Chapman..!" kata Sri Mulyani.
Itulah informasi terkait profil F Chapman Taylor. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.