JAKARTA – Tim penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terus mengusut dugaan korupsi di Pertamina. Pada Jumat, 21 Maret 2025, penyidik memeriksa enam saksi, termasuk Direktur Utama perusahaan penerima manfaat yang diduga terkait keluarga saudagar minyak Riza Chalid.
Lima dari enam saksi berasal dari anak perusahaan Pertamina, mulai dari PT Patra Niaga hingga PT Kilang Pertamina Internasional. Sementara satu saksi lainnya berasal dari sektor swasta yang diduga turut menikmati keuntungan dari skandal ini.
Mereka yang diperiksa antara lain IR, Pjs. VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional pada September 2023; Alfian Nasution, Direktur Utama PT Patra Niaga tahun 2021; serta RW, VP Procurement and Asset Management PT Pertamina International Shipping.
BACA JUGA:
Usai diperiksa lebih dari 12 jam, Alfian Nasution irit bicara soal keterangannya kepada penyidik. "Ditanya soal tugas-tugas pokok. Tanyakan ke penyidik saja," ujarnya singkat di Gedung Kartika Kejaksaan Agung.
Sembilan Tersangka Ditetapkan
Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus ini. Enam di antaranya merupakan petinggi anak usaha atau subholding Pertamina, yakni:
Riva Siahaan (Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga)
Yoki Firnandi (Direktur Utama PT Pertamina International Shipping)
Sani Dinar Saifuddin (Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional)
Agus Purwono (VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional)
Maya Kusmaya (Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga)
Edward Corne (VP Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga)
Selain itu, tiga broker juga ditetapkan sebagai tersangka:
Muhammad Kerry Adrianto Riza (Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa)
Dimas Werhaspati (Komisaris PT Navigator Khatulistiwa & PT Jenggala Maritim)
Gading Ramadhan Joedo (Komisaris PT Jenggala Maritim & Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak)
Kejaksaan Agung menaksir dugaan kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp 193,7 triliun pada 2023. Penyidik terus mendalami aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam skandal korupsi ini.