JAKARTA - Militer Lebanon menerima seorang prajurit yang ditahan oleh Israel pada Mingg. Israel sebelumnya menyebut pihaknyya akan membebaskan lima warga Lebanon yang ditahan oleh militernya sebagai "isyarat” kepada presiden Lebanon.
Dilansir Reuters, Kamis, 13 Maret, militer Lebanon mengatakan prajurit tersebut dipulangkan melalui Komite Palang Merah Internasional dan dipindahkan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Meskipun militer tidak mengidentifikasi orang yang dibebaskan, pada Minggu mereka mengatakan kehilangan kontak dengan salah satu prajuritnya setelah ditembak saat mengenakan pakaian sipil oleh pasukan Israel di dekat perbatasan di Lebanon selatan dan kemudian dibawa ke Israel.
Lebanon pada Selasa menerima empat tahanan yang telah ditahan oleh pasukan Israel selama perang terakhir, kata kepresidenan Lebanon.
Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Washington pada November yang mengakhiri konflik selama lebih dari setahun antara militer Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, yang berlangsung bersamaan dengan perang Gaza.
Keempat orang tersebut tidak diidentifikasi sebagai tentara.