JAKARTA - Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mendorong pemimpin Eropa menolak "kapitulasi" alias menyerah kepada Rusia atas perang Ukraina.
Hal ini disampaikan Tusk menjelang pertemuan virtual para pemimpin Uni Eropa untuk membahas perang menyusul tawaran Presiden AS Donald Trump kepada Moskow.
“Kami tidak bisa menyetujui penyerahan Ukraina terhadap tuntutan Rusia, bagaimanapun kami menyebutnya, tuntutan kurang ajar, termasuk tuntutan teritorial,” kata Tusk dalam video yang diposting di X dilansir Reuters, Rabu, 26 Februari.
Para anggota Dewan Pemimpin Nasional Uni Eropa akan mendengarkan penjelasan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam kunjungannya minggu ini ke Washington, tempat ia bertemu Trump.
Macron dan Trump pada Senin menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam pendekatan mereka terhadap Ukraina, sehingga memperlihatkan perpecahan antara Amerika Serikat dan Eropa mengenai upaya Trump untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang cepat dengan Rusia.
BACA JUGA:
“Kita semua berharap perang segera berakhir, dan Eropa ingin mengambil posisi sejelas mungkin,” kata Tusk.
Meskipun Polandia tidak akan mengirimkan tentaranya ke misi penjaga perdamaian di Ukraina di masa depan, Polandia ditegaskan Tusk siap memberikan bantuan logistik apa pun.
“Bahkan dalam skala yang lebih besar, jika diperlukan,” tegasnya.