Bagikan:

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta melaporkan bahwa sebanyak 11 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 1 pada Kamis kemarin. Hal ini disebabkan oleh banjir yang melanda Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 24 Januari merinci sejumlah kereta yang terdampak. Keterlambatan terlama dialami oleh:

- KA 77F (Pandalungan) relasi Jember – Gambir dengan keterlambatan 307 menit (sekitar 5 jam 11 menit).

- KA 131 (Dharmawangsa) relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen dengan keterlambatan 306 menit.

- KA 219A (Kertajaya) relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen yang terlambat 302 menit.

- KA 3 (Argo Bromo Anggrek) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir dengan keterlambatan 301 menit.

Selain itu, kereta lainnya yang terlambat meliputi:

- KA 185B (Blambangan) relasi Ketapang – Pasarsenen terlambat 237 menit.

- KA 129A (Gumarang) relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen terlambat 145 menit.

- KA 235 (Airlangga) relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen terlambat 96 menit.

- KA 1 (Argo Anggrek) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir terlambat 95 menit.

- KA 107 (Jayabaya) relasi Surabaya Pasarturi – Pasarsenen terlambat 87 menit.

- KA 57 (Brawijaya) relasi Malang – Gambir terlambat 24 menit.

- KA 61 (Sembrani) relasi Surabaya Pasarturi – Gambir diperkirakan tiba pukul 23.46 WIB.

"Saat ini, upaya percepatan perbaikan di lokasi terdampak telah dilakukan oleh tim teknis guna meminimalisir keterlambatan lebih lanjut," jelas Ixfan.

Selain keterlambatan kedatangan, beberapa kereta api juga mengalami keterlambatan keberangkatan dari Stasiun Daop 1 Jakarta: KA 62A (Sembrani) relasi Gambir – Surabaya Pasarturi terlambat 60 menit. KA 4 (Argo Anggrek) relasi Gambir – Surabaya Pasarturi terlambat 10 menit, dan KA 112 (Brantas) relasi Pasarsenen – Blitar terlambat 60 menit.

Namun, perjalanan KA 170B (Tegal Bahari) relasi Pasarsenen – Tegal dibatalkan akibat dampak banjir.