<i>Update</i> COVID-19 per 28 Februari: 5.560 Kasus Positif Baru
Ilustrasi (Irfan Meidianto/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data perkembangan penanganan COVID-19. Berdasarkan hasil pemeriksaan 35.434 spesimen, ditemukan 5.560 kasus positif baru.

"Total akumulasi kasus positif sejak COVID-19 ditemukan di Indonesia mencapai 1.334.634 orang," dikutip dari data Kemenkes, Minggu, 28 Februari.

Untuk kasus sembuh juga mengalami penambahan. Sebanyak 6.649 kasus ditemukan per hari ini. Dengan begitu, total secara akumulatif menjadi 1.142.703 orang yang sembuh dari COVID-19. Sedangkan, kasus meninggal bertambah 185 sehingga menjadi 36.166 orang.

Di sisi lain, untuk data Provinsi dengan junlah penambahan kasus positif terbanyak berada di DKI Jakarta. Berdasarkan data, sebanyak 2.098 orang dinyatakan positif COVID-19. Sehingga total warga yang telah terjangkit di ibu kota mencapai 339.735 orang.

Kemudian, provinsi lain yang juga dengan angka penambahan kasus positif tinggi antara lain di Jawa Barat dengan 770 kasus. Kemudian, Kalimantan Timur 374 kasus. Selanjutnya, Jawa Tengah dengan 327 kasus, Jawa Timur sebanyak 324 kasus, dan Bali dengan 239 kasus.

Sementara untuk provinsi dengan kasus sembuh terbanyak yakni Jawa Tengah dengan 2.732 kasus. Selanjutnya, DKI Jakarta dengan 609 kasus, Jawa Barat 534 kasus, Kalimantan Timut dengan 465 kasus, dan Jawa Timur dengan 463 kasus.

Sejauh ini ada 7 provinsi yang melaporkan penambahan kasus di bawah 10 antara lain, Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Sementara, ada 2 provinsi tanpa kasus positif yakni, Maluku dan Maluku Utara.

Lebih jauh, jumlah spesimen yang sudah diperiksa mencapai 10.799.191. Rinciannya, sebanyak 10.646.659 spesimen diperiksa menggunakan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan 152.532 spesimen menggunakan tes cepat molekuler (TCM).

"Jumlah hasil positif per jumlah spesimen yang diperiksa (positivity rate) sebanyak 18,6 persen," tulisnya.

Untuk jumlah orang yang diduga tertular COVID-19 atau yang saat ini dikategorikan sebagai kasus suspek, tercatat di angka 71.668 orang. Saat ini, 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi telah memiliki kasus COVID-19.