Bagikan:

JAKARTA - Kadispen TNI AU Marsma R Agung Sasongkojati menyebut ada 4 pesawat Super Tucano TNI AU yang berlatih terbang. Dua pesawat lost contact lalu ditemukan jatuh di Pasuruan.

“2 pesawat Super Tucano dari Lanud Abd Saleh lost contact di Pasuruan. Take off 10.51 WIB, lost contact 11.18 WIB,” kata Marsma Agung dikutip dari siaran Kompas TV, Kamis, 16 November.

Agung menjelaskan, keempat pesawat mulanya berlatih terbang bersama. Masing-masing pesawat berisi 2 penerbang.

“Pesawat baik-baik saja,” sebut Agung soal kondisi sebelum berlatih.

Dua pesawat lainnya sambung Agung kembali ke Lanud Malang pukul 11.51 WIB. Sementara mengenai ada tidaknya korban jiwa, Marsma Agung belum bisa memberikan informasi.

“Korban jiwa belum bisa menyampaikan karena belum dapat instruksi lebih lanjut,” kata dia.

Sempat terjadi ledakan saat pesawat dalam posisi sudah terjatuh di lereng Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur. Belum ada informasi soal korban jiwa.

Dari rekaman video warga, tampak pesawat yang berada di area perbukitan, terbakar dan mengeluarkan asap pekat hitam, Kamis, 16 November. Di lokasi sempat ada ledakan yang mengagetkan warga di sekitar lokasi.

“Belum dipastikan masih menuju lokasi. Kami diminta bawa kantong jenazah,” kata Kepala BPBD Pasuruan Sugeng Hariyadi dikutip dari siaran Kompas TV, Kamis, 16 November.

TNI AU masih menyelidiki peristiwa tersebut, termasuk soal kemungkinan adanya prajurit yang menjadi korban, penyebab jatuhnya pesawat, serta kronologi peristiwa.

Dua pesawat TNI AU yang jatuh itu diketahui masing-masing unit dengan nomor registrasi TT-3111 dan TT-3103.