أنشرها:

YOGYAKARTA – Komposisi asimetris merupakan salah satu jenis penataan atau penyusunan unsur-unsur visual dalam sebuah gambar. Komposisi ini berperan penting dalam menentukan apakah sebuah gambar terlihat menarik atau tidak.

Lantas, apa yang dimaksud dengan komposisi asimetris? Sebelum membahas hal ini, ada baiknya Anda mengetahui pengertian komposisi dalam menggambar. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Komposisi Adalah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komposisi diartikan sebagai susunan; tata susun.

Dalam seni rupa, komposisi merupakan teknik menyusun dan mengatur objek gambar yang digunakan sebagai model gambar sehingga hasil gambar tampak menarik dan indah.

Komposisi bisa dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan latar belakang objek gambar.

Menyadur laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ada beberapa faktor yang memengaruhi sebuah komposisi menjadi indah atau tidak. Faktor-faktor tersebut yakni:

  • Proporsi: Merupakan perbandingan yang ideal dan harmonis antara bagian-bagian benda yang menjadi objek model gambar yang dapat diamati.
  • Keseimbangan: diartikan sebagai keselarasan antara bidang gambar, obhek gambar, dan gambar yang dihasilkan.
  • Kesatuan: Ini adalah bentuk keserasian dalam mengaturan objek gambar, sehingga benda-benda yang diatur satu sama lain mempunyai kesan ruang, kedalaman, dan antar objek saling mendukung sehingga menghasilkan gambar yang baik.

Komposisi Asimetris Adalah

Di atas telah dijelaskan bahwa komposisi asimetris merupakan salah satu jenis penataan objek dalam seni menggambar.

Secara sederhana, komposisi asimetris didefinisikan sebagai metode penataan objek dalam sebuah gambar yang tidak sama antara sisi kanan dan kiri, baik dari segi bentuk, ukuran, maupun posisi. Meski tampak tidak seimbang, penempatan objek dengan komposisi asimetris tetap memperhatikan proporsi, kesatuan dan keseimbangan visual.

Dalam komposisi ini, objek yang digambar memiliki variasi bentuk dan ukuran. Selain itu, penggunaan komposisi asimetris mampu menghadirkan tampilan visual yang seimbang dan menarik.

Keseimbangan dari elemen-elemen visual yang tidak sama dapat tercipta melalui pilihan artistik seorang seniman, seperti penempatan ruang positif dan negatif, pemilihan warna di setiap sisi, pengaturan pencahayaan, hingga penggunaan tekstur tertentu, dikutip dari laman Studiobinder.

Dalam komposisi asimetris, objek ditempatkan dengan ukuran maupun posisi yang tidak serupa. Namun, penyusunan tersebut tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, serta keselarasan antarobjek dalam gambar.

Perbedaan Komposisi Asimetris dan Simetris

Selain komposisi asimetris, jenis komposisi dalam menggambar yang lainnya adalah komposisi simetris.

Berbanding terbalik dengan komposisi asimetris, komposisi simetris dicapai ketika elemen visual disusun di kedua sisi garis tengah dengan proporsi yang sama.

Komposisi menggambar model simetris menjadikan objek yang digampar mempunyai bentuk dan ukuran seragam atau seimbang. Jenis komposisi ini digunakan untuk menciptakan keseimbangan visual di seluruh gambar.

Selain lukisan, keseimbangan simetris bisa djumpai di berbagai media seni lain seperti arsitektur, fotografi, dan juga sinema. Komposisi simetris sangat efektif dalam menciptakan rasa formalitas, struktur, dan keseimbangan yang berbeda.

Demikian penjelasan mengenai komposi asimetris dan perbedaannya dengan komposisi simetris. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa komposisi asimetris adalah penataan objek yang tidak seimbang antara kiri dan kanan dalam sebuah gambar.

Semoga informasi ini bisa menambah wawasan pembaca. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.id.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)