أنشرها:

JAKARTA - Presiden Donald Trump mengatakan kepada AFP pada Hari Selasa, Amerika Serikat telah memenangkan "kemenangan total dan lengkap" setelah menyetujui kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.

Dalam percakapan telepon, Presiden Trump mengatakan dia yakin China telah membujuk Iran untuk bernegosiasi, dan mengatakan uranium yang diperkaya Teheran akan "diurus dengan sempurna."

Pemimpin AS tampak optimis tentang gencatan senjata dengan Iran, meskipun Tehran juga menganggapnya sebagai kemenangan bagi pihaknya, dan di tengah pertanyaan tentang apa sebenarnya yang telah disepakati kedua belah pihak.

Kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata kurang dari satu jam sebelum tenggat waktu Trump untuk menghancurkan Republik Islam akan berakhir.

"Kemenangan total dan lengkap. 100 persen. Tidak ada keraguan tentang itu," kata Presiden Trump kepada AFP dalam percakapan singkat ketika ditanya apakah dia mengklaim kemenangan dengan gencatan senjata tersebut, melansir Al Arabiya dari AFP (8/4).

Dengan ketidakpastian mengenai pengaturan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz untuk lalu lintas minyak khususnya, Presiden Trump menegaskan ada kerangka kerja yang kuat untuk kesepakatan jangka panjang.

"Kita memiliki kesepakatan 15 poin, yang sebagian besar telah disepakati. Kita lihat saja apa yang terjadi. Kita lihat apakah kesepakatan itu tercapai," kata Presiden Trump.

Sebelumnya, politisi Partai Republik itu mengatakan dalam unggahan di Truth Social, Iran telah memberikan proposal 10 poin yang "dapat dilaksanakan."

Presiden Trump tidak mengatakan apakah Oa akan kembali pada ancaman awalnya untuk menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan sipil Iran jika kesepakatan itu gagal.

"Anda harus melihatnya," kata Presiden Trump.

Nasib cadangan uranium yang diperkaya Iran adalah pertanyaan kunci lainnya, setelah perang yang menurut presiden AS sebagian bertujuan untuk memastikan Iran tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir.

Namun, Presiden Trump bersikeras material nuklir tersebut akan tercakup dalam kesepakatan damai apa pun.

"Itu akan diurus dengan sempurna, atau saya tidak akan menyetujuinya," katanya, tanpa memberikan rincian spesifik tentang apa yang akan terjadi pada uranium tersebut.

Diketahui, kesepakatan gencatan senjata tercapai setelah lebih dari sebulan saling serang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, menyusul mediasi oleh Pakistan.

Presiden Trump mengatakan, Ia percaya China telah berperan dalam membawa Iran ke meja perundingan.

"Saya mendengar ya," kata Presiden Trump ketika ditanya apakah Beijing terlibat dalam upaya membawa sekutu utama Teheran untuk bernegosiasi tentang gencatan senjata.

Presiden Trump sendiri dijadwalkan melakukan perjalanan ke Beijing pada pertengahan Mei untuk bertemu dengan mitranya dari China, Xi Jinping, dalam pertemuan puncak penting antara kedua negara adidaya tersebut.

Perjalanan tersebut awalnya dijadwalkan pada awal April, tetapi Presiden Trump menundanya, dengan mengatakan Ia harus tetap berada di Washington untuk mengawasi perang Iran.

Beijing adalah mitra dekat Teheran dan pembeli utama minyak Iran, yang sebagian besar melewati selat tersebut.

Namun, Beijing juga memiliki hubungan ekonomi yang kuat dengan negara-negara Teluk dan telah berulang kali mengkritik serangan terhadap mereka oleh Iran.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+