Mengenal Stroke Ringan, Gangguan Kesehatan yang Dialami Kak Seto
JAKARTA - Psikolog anak ternama, Seto Mulyadi atau yang biasa disapa Kak Seto belum lama ini membagikan kabar ia mengalami stroke ringan. Ia membagikan mengenai kronologi dirinya mengalami gangguan kesehatan tersebut.
Dalam unggahan Instagramnya, Kak Seto mengatakan bahwa ia awalnya mengalami pusing pada 20 Oktober 2025 dan tak kunjung membaik meski sudah beristirahat. Ia kemudian memeriksakan diri kondisinya secara menyeluruh pada 24 Oktober 2025, dan hasilnya ia ternyata mengalami stroke ringan yang menyerang fungsi kognitifnya.
“Ternyata saya terdiagnosa mild stroke (stroke ringan) yang menyerang fungsi kognitif, bukan motorik,” kata Kak Seto, dikutip pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Kak Seto mengatakan bahwa ia mengalami kondisi tersebut bukan karena pengaruh gaya hidup, tetapi kekentalan darah. Ia juga menyampaikan bahwa jantungnya dalam kondisi yang sehat dan saat ini sedang menjalani perawatan untuk pemulihan stroke.
“Syukurnya, karena menjalani pola hidup sehat maka stroke ini disebabkan oleh faktor kekentalan darah belaka, di mana kondisi jantung dalam kondisi sehat,” jelasnya.
Terkait stroke ringan (mild stroke) merupakan serangan stroke sementara yang terjadi karena terhalangnya aliran darah ke otak dalam waktu singkat. Kondisi ini biasanya terjadi beberapa menit hingga 24 jam, dan tidak menyebabkan kerusakan permanen.
Dikutip dari Healthline, orang yang mengalami stroke ringan umumnya dirawat di rumah sakit dalam waktu singkat, dengan gejala stroke yanh berlangsung lebih dari satu hari. Dalam banyak kasus, gejalanya akan mereda setelah beberapa waktu.
Gejala stroke ringan sama dengan stroke biasa, tetapi biasanya akan cenderung menghilang. Berikut beberapa gejalanya yang harus Anda ketahui.
- Tiba-tiba mati rasa atau kelemahan pada satu sisi tubuh
- Kesulitan berbicara
- Gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata
- Kehilangan keseimbangan secara tiba-tiba
- Sakit kepala hebat yang muncul mendadak
Pengidap stroke ringan pada umumnya masih mampu melakukan aktivitas dasar seperti pergi ke kamar mandi dan lainnya, tetapi mungkin akan mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas kompleks.
اقرأ أيضا:
Meskipun terkesan ringan, stroke ringan harus tetap diwaspadai, karena kondisi tersebut bisa saja menjadi tanda awal penyumbatan arteri yang dapat menyebabkan stroke iksemik atau stroke parah di kemudian hari.
Oleh karena itu, meskipun gejalanya sudah membaik, tetap cari pertolongan medis di rumah sakit terdekat karena stroke ringan tetap merupakan kondisi darurat. Kemudian lakukan perbaikan gaya hidup dan terapi rehabilitas yang dianjurkan oleh dokter.