Krisis Politik Madagaskar, PresidenRajoelina Bakal Pidato di Tengah Upaya Kudeta Militer
JAKARTA - Presiden Madagaskar Andry Rajoelina akan berpidato kepada rakyat pada Senin malam, setelah militer yang mendukung protes yang dipimpin pemuda.
Rajoelina sebelumnya memperingatkan upaya perebutan kekuasaan karena tentara semakin memihak para demonstran dalam gerakan yang telah mengguncang negara itu sejak protes dimulai pada 25 September. Keberadaannya masih belum jelas.
Pada Senin, 13 Oktober, petugas yang mendukung demonstran muda mengambil alih kendali gendarmerie paramiliter di Madagaskar di hadapan pejabat senior pemerintah.
Protes yang awalnya dipicu oleh keluhan akar rumput, dengan cepat berkembang menjadi tantangan paling serius terhadap pemerintahan Rajoelina sejak terpilih kembali pada tahun 2023.
Jenderal Nonos Mbina Mamelison mengambil alih jabatan kepala gendarmerie dari Jenderal Jean Herbert Rakotomalala dalam upacara pada Senin yang dihadiri oleh menteri yang bertanggung jawab atas angkatan darat, Jenderal Deramasinjaka Rakotoarivelo dan Jenderal Demosthene Pikulas, kepala staf angkatan darat.
"Situasinya luar biasa, langkah-langkahnya luar biasa. Dan semua perintah datang dari komando gendarmerie," ujar Mamelison kepada wartawan ketika ditanya siapa yang bertanggung jawab memberi komando kepada unit tersebut dilansir Reuters.
Unit gendarmerie paramiliter, yang sejauh ini menangani protes bersama polisi dan dituduh oleh para pengunjuk rasa menggunakan kekuatan berlebihan, membelot dari pemerintah pada Minggu.
اقرأ أيضا:
Para perwira dari CAPSAT, unit elite yang membantu Rajoelina merebut kekuasaan dalam kudeta tahun 2009, mengatakan pada hari yang sama, mereka memegang kendali atas operasi keamanan Madagaskar dan akan mengoordinasikan semua cabang militer dari pangkalan mereka di pinggiran ibu kota, Antananarivo.
Mereka menunjuk Pikulas, mantan kepala akademi militer, sebagai panglima angkatan darat.
Unit CAPSAT mendesak rekan-rekan prajuritnya untuk tidak mematuhi perintah pada hari Sabtu dan mendukung para demonstran.