Iran Tolak Penangguhan Pengayaan Uranium di tengah Negosisias Nuklir dengan AS
JAKARTA - Iran menolak mempertimbangkan penangguhan sementara pengayaan uranium untuk mengamankan kesepakatan nuklir dengan AS. Saat ini belum ada tanggal yang ditetapkan untuk putaran pembicaraan keenam dengan Washington.
Negosiasi antara Washington dan Teheran bertujuan untuk menyelesaikan pertikaian selama puluhan tahun mengenai ambisi nuklir Iran. Kedua belah pihak telah mengambil sikap keras di depan publik mengenai masalah pengayaan uranium Iran.
"Iran tidak akan pernah menerima itu,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menjawab pertanyaan soal penangguhan pengayaan uranium dilansir Reuters, Senin, 26 Mei.
Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan negosiator AS telah melakukan pembicaraan yang "sangat baik" dengan delegasi Iran selama akhir pekan.
Iran sedang menunggu rincian lebih lanjut dari mediator Oman mengenai waktu putaran pembicaraan berikutnya.
"Jika ada niat baik dari pihak Amerika, kami juga optimis, tetapi jika pembicaraan ditujukan untuk mengekang hak-hak Iran maka pembicaraan tidak akan membuahkan hasil," sambungnya.
اقرأ أيضا:
Trump ingin membatasi potensi Teheran untuk memproduksi senjata nuklir yang dapat memicu perlombaan senjata nuklir regional dan mungkin mengancam Israel.
Sementara itu, Iran bersikukuh program nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil dan ingin terbebas dari sanksi yang menghancurkan terhadap ekonominya yang berbasis minyak.