Keluarga Ungkap Penyebab Sam Neill Meninggal Dunia

JAKARTA - Keluarga akhirnya mengungkap penyebab meninggalnya aktor Sam Neill. Bintang Jurassic Park itu meninggal dunia pada Senin, 13 Juli di Sydney, Australia.

BBC International melaporkan, agen Sam Neill bernama Philip Grenz memutuskan untuk mengungkap alasannya untuk menghindari pemberitaan yang keliru. Sang aktor meninggal karena pneumonia.

Lebih lanjut, pihak agen menjelaskan Neill menghadapi kanker darah sejak tahun 2022 dan bebas dari kanker pada April lalu.

“Sam (Neill) meninggal dunia karena pneumonia. Sebelum sakit, Sam telah berjuang dengan berani mengalahkan limfoma melalui pengobatan baru bernama terapi CAR-T,” kata Philip Grenz, mengutip BBC.

Di tengah perjuangannya menghadapi penyakit, Sam Neill juga berjuang untuk syuting dengan bergabung dalam empat produksi film. Alhasil, film-film ini akan tayang dalam beberapa bulan yang akan datang.

“Saya ingin berterima kasih kepada mereka yang sangat dekat dengan Sam untuk mempertimbangkan privasinya termasuk apa yang dialami orang-orang yang dicintai dalam kondisi ini,” kata agennya.

Sebelum diungkap secara resmi, kematian Sam Neill sempat dibagikan oleh beberapa teman terdekatnya, di antaranya aktor Rima Te Waita dan jurnalis Laura Tingle.

“Dia merasa ‘Aku lepas dari kanker dan sekarang, aku dapat pneumonia. Lalu apa?” tulis Rima Te Waita.

“Dia (Sam Neill) menghadapi berbagai jenis kanker selama lima tahun dan itu berdampak dengan siapa pun. Dia menjalani kemoterapi dan imunoterapi dan akhirnya ia bebas dari kanker darah tapi dia juga mengalami perubahan sistem imun dan tubuhnya merasa lelah,” kata Laura Tingle.

Nama Sam Neill semakin dikenal setelah membintangi waralaba Jurassic Park di mana ia berperan sebagai Dr. Alan. Ia juga membintangi dua film terbaru: Godzilla x Kong: Supernova dan The Last Resort.

Sam Neill meninggal dunia pada usia 78 tahun.