Vinicius Selamatkan Brasil, Imbang Lawan Maroko
JAKARTA - Brasil gagal meraih kemenangan saat melakoni laga pertama melawan Maroko di Grup C Piala Dunia 2026 . Dalam duel di Stadion Metlife, New Jersey, Minggu, 14 Juni 2026 dini hari WIB, Brasil kecolongan gol lebih dulu. Vinicius Junior yang menyelamatkan Brasil dan pertandingan berakhir imbang 1-1.
Brasil gagal menunjukkan performa maksimal di laga perdana. Belum bisa diperkuat pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Brasil, Neymar, yang bergulat dengan cedera betis, pelatih Carlo Ancelotti mengandalkan Igor Thiago sebagai ujung tombak. Penyerang Brentford ini mendapat dukungan dari Raphinha, Lucas Paqueta dan Vinicius Jr.
Meski menampilkan deretan pemain depan yang mampu menunjukkan ketajamannya di klub, namun mereka justru tak berkutik menghadapi pertahanan kokoh Maroko yang digalang Achraf Hakimi yang baru saja membawa Paris Saint-Germain mempertahankan gelar Liga Champions. Hakimi bahu-membahu dengan bek Manchester United Noussair Mazraoui mampu meredam pergerakan ofensif duo sayap, Raphinha dan Vinicus Jr.
Brasil memang agak terlambat start. Disaksikan para legenda, Ronaldo, Roberto Carlos dan Kaka, yang membawa Selecao meraih trofi untuk kelima kalinya di Piala Dunia 2002, tim asuhan Ancelotti sempat kesulitan menghadapi Maroko. Apalagi, pelatih Maroko Mohamed Ouahbi sudah menekankan kepada pemain agar tidak takut menghadapi Brasil dengan nama besarnya.
Alhasil, Brahim Diaz yang menjadi centre forward memaksa barisan belakang Brasil bekerja keras. Bahkan pemain Real Madrid yang di musim lalu dipinjamkan ke AC Milan ini memberi assist kepada Ismael Saibari yang menuntaskannya menjadi gol di menit 21.
Gol ini berawal dari aksi Saibari yang menyambut bola dari Diaz. Pemain PSV Eindhoven ini mampu melewati dua bek Marquinhos dan Gabriel Magalhaes. Dia kemudian melepaskan tendangan melambung untuk mengecoh kiper Alisson Becker yang sudah meninggalkan gawang.
Maroko pun unggul 1-0. Situasi itu menjadikan pemain Brasil mencoba bangkit untuk mengejar ketinggalan. Mereka bermain lebih agresif menekan pertahanan Maroko.
Baca juga:
Kesabaran mereka akhirnya membuahkan hasil di menit 32. Vinicius Jr yang menerima bola dari Bruno Guimaraes kemudian menunjukkan aksi penetrasi di kotak penalti dan melepaskan tendangan ke sudut gawang tanpa bisa dijangkau kiper Yassine Bounou.
Skor berubah 1-1 yang menjadikan Brasil kian agresif menekan Maroko. Namun tidak ada tambahan gol meski Paqueta sempat mendapat peluang ciamik. Hanya saja tendangan akrobatik dia bisa digagalkan kiper Bounou sehingga skor imbang itu bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Brasil tampil lebih baik. Striker Igor Thiago sempat mengancam gawang Maroko tetapi kembali digagalkan Bounou. Kiper Al Hilal ini juga menyelamatkan gawang dari ancaman Raphinha dan Danilo.
Maroko juga tak menyerah. Bahkan gawang Allison nyaris kebobolan lewat tendangan jarak jauh Neil El Aynaoui. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.
Hasil itu menjadikan Maroko dan Brasil menempati peringkat dua dan tiga. Posisi puncak diduduki Skotlandia yang menaklukkan Haiti 1-0.