Rodri Akan Bahas Rumor Pindah ke Real Madrid setelah Piala Dunia 2026

JAKARTA - Gelandang Manchester City, Rodri, mengatakan ia akan menunggu hingga Piala Dunia 2026 berakhir sebelum membahas masa depannya, setelah dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid pada musim panas ini.

Kontrak Rodri di klub Liga Inggris tersebut akan berakhir pada 2027. Pemenang Ballon d'Or itu telah disebut oleh calon Presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, sebagai target potensial menjelang pemilihan presiden melawan Florentino Perez akhir pekan ini.

Rodri pun kini fokus bersama Tim Nasional (Timnas) Spanyol. Ia bergabung sejak Sabtu, 30 Mei 2026, di kamp pelatihan di Las Rozas, Madrid. Saat berbicara kepada wartawan hari Senin, 1 Juni 2026, ia enggan mengungkapkan rencananya.

"Kami di sini untuk membicarakan Piala Dunia 2026. Mengenai masa depan saya, saya akan menunggu hingga Piala Dunia 2026 berakhir," kata Rodri.

Real Madrid ingin memperkuat tim mereka setelah musim kedua berturut-turut tanpa trofi besar.

Berbicara kepada ESPN pekan lalu, Riquelme mengatakan Rodri--yang pernah bermain untuk Villarreal dan Atletico Madrid sebelum bergabung Manchester City pada 2019--adalah tipe pemain yang harus bermain untuk Real Madrid.

"Itu normal, itu bagian dari sepak bola, nama-nama pemain dikaitkan dengan klub-klub tertentu. Saya fokus, saya kapten Timnas Spanyol."

"Tanggung jawab saya adalah menerimanya. Saya seorang pemimpin dalam tim, satu-satunya tugas saya adalah membantu Spanyol memenangi Piala Dunia 2026."

"Saya tidak akan membuang waktu untuk semua itu. Setelah Piala Dunia 2026, kita lihat saja nanti," ujar Rodri.

Rodri telah berjuang dengan cedera sejak menderita robekan ligamen pada September 2024, tetapi berhasil merebut kembali tempatnya di Manchester City selama musim 2025/2026, dengan 21 penampilan di Liga Inggris.

"Saya sangat senang dan bersemangat. Saya hanya bercanda bahwa ini pertama kalinya saya datang dalam kondisi segar dan tanpa banyak pertandingan."

"Saya mampu mengatasi semuanya. Saya datang dengan ritme yang kurang, tetapi dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit," katanya.